Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, ditutup di zona merah. IHSG terpangkas 0,64 persen atau 53,08 poin ke level 8.212,27 pada penutupan perdagangan sore akhir pekan ini.
|Baca juga: Dicecar BEI tentang Volatilitas Saham, Manajemen MNC Digital Entertainment (MSIN) Buka Suara!
Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 48,92 miliar dengan nilai transaksi Rp 23,39 triliun. Ada 408 saham yang melemah, 267 saham yang menguat dan 148 saham yang stagnan.
Investor bereaksi negatif terhadap data terbaru pemerintah. Utang pemerintah per 31 Desember 2025 mencapai Rp 9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Jumlah itu naik Rp 229,26 triliun dari catatan per 30 September 2025 yang sebesar Rp 9.408,64 triliun.
|Baca juga: IHSG Sesi I Tertekan ke 8.218
Dilihat dari website resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Jumat, 13 Februari 2026, utang pemerintah itu terdiri atas dua jenis yakni surat berharga negara (SBN) dan pinjaman.
Mayoritas utang pemerintah per akhir Desember 2025 didominasi oleh instrumen SBN yakni Rp 8.387,23 triliun atau 87,02 persen. Sisanya pinjaman yakni Rp1.250,67 triliun atau 12,98 persen. Walau mengalami peningkatan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut rasio ini masih aman karena masih di bawah 60 persen, seperti yang diamanatkan undang-undang.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
