Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di perdagangan Kamis, 2 April 2026, atau jelang libur Jumat Agung besok. IHSG turun 2,19 persen atau 157 poin ke 7.026 merespons berita Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menyerang Iran lebih keras daripada sebelumnya.
|Baca juga: IHSG Masuk Fase Distribusi, Mirae Asset Sekuritas Peringatkan Risiko Stagflasi
IHSG bergerak dari batas atas di level 7.184 hingga batas bawah pada level 7.019 setelah dibuka pada level 7.184. Volume perdagangan hari ini melibatkan 25 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp12 triliun.
Trump mengatakan dalam pidato utamanya bahwa AS akan menghantam Iran “dengan sangat keras” dalam beberapa minggu, dengan alasan bahwa tujuan militer utama hampir tercapai dan konflik hampir berakhir.
|Baca juga: IHSG Kembali Melemah di Sesi I
Berbicara dari Gedung Putih, Trump mengatakan Washington tetap melakukan negosiasi dengan Iran, dan mengulangi ancamannya untuk menyerang infrastruktur listrik Iran jika Teheran tidak menerima kesepakatan dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
Dari dalam negeri, data makroekonomi yang melemah turut menekan pasar saham. Kinerja sektor manufaktur Indonesia menunjukkan pelemahan signifikan pada Maret 2026, seiring meningkatnya tekanan dari konflik Timur Tengah dan ketidakpastian global.
Data dari S&P Global menunjukkan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia turun tajam ke level 50,1 dari 53,8 pada Februari. Angka ini mengindikasikan kondisi yang nyaris stagnan, hanya selisih tipis dari parameter 50 yang merupakan acuan ekspansi atau kemuduran sektor manufaktur.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
