1
1

IHSG Ditutup Melemah Saat Bursa Regional Menguat

Gedung Bursa Efek Indonesia. | Foto: rdis.idx.co.id

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026. IHSG terpangkas di saat bursa saham regional menguat karena risiko geopolitik mereda usai Presiden AS Donald Trump membatalkan rencananya untuk mengenakan tarif 10 persen ke Uni Eropa.

|Baca juga: IHSG Terperosok ke Level 9.010

IHSG melemah 18,14 poin atau 0,20 persen ke 8.992,18 pada akhir perdagangan Kamis. Sebanyak 345 saham naik, 331 saham turun dan 128 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 71,74 miliar saham dengan total nilai Rp37,49 triliun.

Sementara bursa regional mengalami penguatan pada hari ini dimana  indeks Nikkei 225 Jepang bertambah 1,73 persen ke 53.688, indeks Shanghai Composite China menguat 0,14 persen ke 4.122, Hang Seng Hong Kong mendaki 0,17 persen ke 26.629 dan Kospi Korsel menghijau 0,87 persen ke 4.952.

|Baca juga: IHSG Sesi I Menguat Usai Isu Tarif AS Mereda

Presiden AS Donald Trump menangguhkan ancamannya untuk memberlakukan tarif tinggi terhadap delapan negara Eropa, dengan alasan telah tercapai “kerangka kesepakatan di masa depan” terkait Greenland.

“Berdasarkan kesepahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang sebelumnya dijadwalkan mulai 1 Februari,” tulis Trump melalui platform Truth Social.

Langkah ini diambil empat hari setelah akhir pekan lalu Trump berjanji akan mengenakan bea impor besar terhadap sejumlah sekutu AS sebagai respons atas dukungan mereka terhadap status Greenland sebagai wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark. Kini, presiden AS tersebut memilih mundur dari rencana itu.

Investor tampaknya merasa IHSG sudah terlalu tinggi sehingga mulai merealisasikan keuntungan.  Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor energi yang turun 1,86 persen, sektor teknologi turun 1,70 persen dan sektor perindustrian yang turun 0,97 persen. Sebanyak 5 sektor menguat dan 6 sektor melemah.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Inisiatif Telkom Cetak 740 Perempuan Berdaya Teknologi dan Ekonomi
Next Post OJK: Risiko Kredit di Perbankan Bagian dari Aktivitas Bisnis

Member Login

or