Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di sesi I perdagangan Kamis, 2 April 2026. IHSG turun 1,25 persen atau 89,91 poin ke 7.094,52 merespons berita Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menyerang Iran lebih keras daripada sebelumnya.
|Baca juga: OJK Genjot Free Float Saham hingga 15% untuk Perdalam Pasar Keuangan
Total volume transaksi bursa mencapai 14,49 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,89 triliun. Sebanyak 433 saham turun harga, 227 naik harga dan 151 flat.
Berbicara dari Gedung Putih, Trump mengatakan Washington tetap melakukan negosiasi dengan Iran, dan mengulangi ancamannya untuk menyerang infrastruktur listrik Iran jika Teheran tidak menerima kesepakatan dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
|Baca juga: IHSG Sesi I Berakhir Menguat
Dari dalam negeri, data makroekonomi yang melemah turut menekan pasar saham. Kinerja sektor manufaktur Indonesia menunjukkan pelemahan signifikan pada Maret 2026, seiring meningkatnya tekanan dari konflik Timur Tengah dan ketidakpastian global.
Data dari S&P Global menunjukkan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia turun tajam ke level 50,1 dari 53,8 pada Februari. Angka ini mengindikasikan kondisi yang nyaris stagnan, hanya selisih tipis dari parameter 50 yang merupakan acuan ekspansi atau kemuduran sektor manufaktur.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
