Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan di sesi I, Rabu, 4 Februari 2026. IHSG terkoreksi sejalan dengan indeks bursa regional yang juga mengalami tekanan jual.
|Baca juga: Presiden Direktur Lippo Cikarang (LPCK) Mengundurkan Diri
IHSG melemah 0,53 persen atau 43 poin ke level 8.079 pada akhir perdagangan sesi I, Rabu. Sepanjang perdagangan ini, indeks sempat menyentuh level tertinggi 8.194 di zona hijau dan level terendah di level 8.050 di zona merah.
Sebanyak 269 saham naik, 418 saham turun dan 127 saham stagnan. Frekuensi transaksi sementara mencapai 1,85 juta kali dengan nilai Rp14,63 triliun serta volume 30,33 miliar saham.
|Baca juga: Rapat Direksi BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut
Indeks Hang Seng menurun tipis 0,14 persen, sementara indeks Nikkei Jepang terpangkas 1,2 persen setelah indeks acuan naik tajam ke rekor tertinggi pada hari Selasa. Saham-saham elektronik dan teknologi memimpin penurunan.
Lasertec turun 6,8 persen, Nomura Research Institute turun 6,3 persen, dan Recruit Holdings turun 6,3 persen. USD/JPY berada di 155,92, dibandingkan dengan 155,43 pada penutupan pasar saham Tokyo hari Selasa.
Investor mengamati dengan saksama hasil kuartalan, dengan Marubeni dan Mitsubishi Heavy Industries akan merilis pendapatan mereka pada hari Rabu.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
