1
1

IHSG Masih Terkoreksi Tajam di Awal Pekan

Ilustrasi. | Foto: starline/Freepik

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG tergerus 4,88 persen atau 406,87 poin ke level 7.922,73.

|Baca juga: IHSG Rebound, Berikut 4 Rekomendasi Saham untuk Diakumulasi Hari Ini!

Total volume perdagangan saham di BEI di awal pekan ini mencapai 49,64 miliar dengan nilai transaksi Rp 28,34 triliun. Sebanyak 720 saham melemah, 58 saham menguat dan 36 saham stagnan.

Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Dana Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), Pandu Sjahrir menilai, koreksi harga saham pada perdagangan hari ini merupakan proses seleksi alam, terutama terhadap sejumlah saham bervaluasi tinggi (uninvestable).

|Baca juga: Pasar Modal Bergejolak, Komisi XI Minta Polemik Free Float Tidak Dianggap Sepele!

Menurut Pandu, tekanan pasar yang terjadi pada perdagangan di awal pekan ini sebagai pergeseran minat investor, dari saham spekulatif menuju saham-saham berfundamental kuat dan bervaluasi yang lebih sehat. Hal ini ditandai dengan adanya net buy asing pada saham-saham blue chip dengan fundamental yang kuat.

Pelaku pasar masih menantikan langkah-langkah reformasi regulasi Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait permintaan lembaga indeks global, Morgan Stanley Capital Index (MSCI). Hari ini pimpinan Bursa Efek Indonesia bertemu dengan delegasi dari MSCI di Gedung BEI untuk menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil BEI untuk memperbaiki transparansi dan juga menambah batas minimum free float, sesuai standar bursa global.

Editor: Irdiya Setiawan 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra
Next Post HEPI Adakan Seminar Bertajuk  “Optimizing Artificial Intelligence for Research in the Indonesian Insurance Industry.”

Member Login

or