Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Senin, 12 Januari 2026 ditutup menguat. IHSG menguat 11,209 poin atau 0,13 persen ke 8.947,96.
|Baca juga: Investor Ritel Domestik Kian Aktif, IHSG Catat Rekor Tertinggi 24 Kali di 2025!
Penguatan IHSG ini disokong sebagian indeks sectoral dengan sektor yang paling menguat adalah IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer yang melonjak 2,9 persen di akhir sesi pertama.
Total volume transaksi bursa mencapai 33,86 miliar saham dengan nilai transaksi Rp18,72 triliun. Sebanyak 359 saham naik, 311 saham turun dan 141 saham stagnan.
|Baca juga: Sepekan Perdagangan IHSG Sentuh Level Psikologis 9.000
Equity Analist PT Indopremier Securites David Kurniawan mengatakan untuk perdagangan di sepanjang pekan ini, dia menyarankan kepada para trader untuk memantau saham-saham uptrend dengan capital inflow yang tinggi, yaitu di sektor properti dan pertambangan. Walau demikian Davis menyarankan agar trader tetap memperhatikan risk management
Dia menyoroti surplus neraca perdagangan Indonesia bulan Desember 2025 yang surplus US$38 miliar menjadi pemicu aksi beli. “Pasar menantikan apakah surplus perdagangan Indonesia masih berlanjut di tengah fluktuasi harga komoditas global. Angka surplus yang kuat akan memperkokoh nilai tukar rupiah dan menjaga minat investor asing,” papar David.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
