Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menguat di sesi I Selasa, 3 Februari 2026. IHSG menguat sebesar 1,57 persen atau 124 poin ke level 8.047.
Indeks sempat menyentuh level tertinggi 8.059 di zona hijau dan terendah di level 7.712 di zona merah. Sebanyak 592 saham naik, 158 saham turun dan 67 saham stagnan.
Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 38,39 miliar saham dengan total nilai Rp17,66 triliun.
|Baca juga: IHSG Masih Terkoreksi Tajam di Awal Pekan
Aksi investor asing kembali masuk ke pasar saham diikuti dengan aksi masif investor lokal. Sebelumnya, Senin kemarin, Pejabat Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengimbau seluruh investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tidak panik menghadapi gejolak pasar saham di pekan ini.
“Investor saham di Indonesia jangan panik, tetap tenang tetap dalam mengambil keputusan investasi secara rasional. (Investor sebaiknya) melihat investasi adalah dengan melihat fundamental dan prospek ke depan,” jelasnya saat Konferensi Pers usai pertemuan pimpinan Self Regulatory Organization (SRO) dengan perwakilan Morgan Stanley Capital International (MSCI). di Gedung BEI, Senin, 2 Februari 2026.
| Baca juga: OJK Imbau Investor Saham Jangan Panik
Hal ini disampaikannya merespons kembali anjloknya IHSG Senin sebesar 4,88 persen atau 406,87 poin ke level 7.922,73. Di balik penurunan IHSG ini, jelasnya, investor asing melakukan aksi beli bersih Rp654,9 miliar. Padahal, dalam 4 hari perdagangan sebelumnya, investor asing menjual saham-saham di bursa akibat pembekuan rebalancing saham Indonesia oleh MSCI.
“Kalau kita lihat saham saham yang turun adalah saham yang sudah naik terlalu tinggi. Sementara hari ini saham yang fundamental bagus yang naik. Kemudian kalau kita lihat secara regional indeks regional juga minus, Kospi, Hang Seng, dan indeks Shanghai di Tiongkok melemah ,” imbuhnya.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
