Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat dan bertahan di zona hijau pada perdagangan Jumat, 30 Januari 2026. IHSG kembali menguat setelah dua hari sebelumnya terpangkas sangat dalam yang menyebabkan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, mengundurkan diri.
|Baca juga: Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI Usai IHSG Babak Belur 2 Hari Beruntun
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG naik 1,18 persen atau 96,95 poin ke level 8.329,15. Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 33,56 miliar dengan nilai transaksi Rp 22,24 triliun. Sebanyak 550 saham menguat, 181 saham melemah dan 78 saham tidak bergerak alias stagnan
Pada dua hari sebelumnya IHSG terguncang akibat pernyataan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan perubah indeks MSCI Emerging Market untuk saham-saham asal Indonesia, dengan alasan keterbatasan transparansi struktur kepemilikan saham serta potensi perdagangan terkoordinasi yang berisiko mengganggu pembentukan harga wajar.
|Baca juga: Profil Iman Rachman, Bos BEI yang Mengundurkan Diri Buntut IHSG Jeblok
Dalam keterangan tertulis Eastspring Investments Indonesia disebutkan bahwa risiko yang perlu dicermati adalah apabila Indonesia gagal memenuhi kriteria tersebut, yang berpotensi memicu penurunan klasifikasi dari emerging market menjadi frontier market, dan pada akhirnya dapat mendorong arus keluar dana asing dalam skala signifikan.
Tekanan ini tidak hanya berdampak pada saham-saham yang secara langsung terkait dengan indeks MSCI, tetapi juga meluas ke saham-saham grup konglomerasi yang selama ini menjadi bagian dari fenomena ‘MSCI game’.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
