Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan sesi I, Rabu, 11 Februari 2026. IHSG bertambah 1,6 persen atau menguat 130 poin ke level 8.261, beriringan dengan penguatan bursa Asia.
|Baca juga: IHSG Diramal Menguat, Simak 4 Saham yang Direkomendasikan untuk Trading
Total volume transaksi bursa mencapai 37,71 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 16,92 triliun. Sebanyak 531 saham naik harga, 153 turun harga dan 135 flat.
Pasar Saham Asia sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi pada hari Rabu (11/2), melanjutkan reli mereka meskipun ada kekhawatiran tentang AI dan data ekonomi yang lemah yang membuat investor AS khawatir. Bursa Jepang hari ini diliburkan.
|Baca juga: Saham Elnusa (ELSA) Tembus Nilai Tertinggi Sejak IPO di Harga Rp770
Data ekonomi global menunjukkan pelemahan. Para investor sedang mengevaluasi data terbaru yang dirilis dari China. Indeks harga konsumen negara itu naik 0,2 persen pada Januari dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data Biro Statistik Nasional China yang dirilis Rabu. Angka ini turun dibandingkan inflasi Desember tahun lalu yang mencapai 0,8 persen.
Sementara laporan penjualan ritel AS bulan Desember menunjukkan bahwa pengeluaran konsumen stagnan. Data ini meleset dari kenaikan bulanan sebesar 0,4 persen yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.
Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan eceran pada Januari 2026 tetap mencatatkan pertumbuhan secara tahunan. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2026 yang diprakirakan tumbuh 7,9 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
