Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi I perdagangan Rabu, 14 Januari 2026 ditutup di zona hijau. IHSG menguat 0,89 persen atau 79,91 poin, menembus level psikologis 9.000, tepatnya 9.028,22.
|Baca juga: IHSG Diramal Menguat Hari Ini, MNC Sekuritas Sarankan 4 Saham Berikut!
Indeks mengalami reli di tengah harga minyak dunia yang melonjak akibat sentimen geopolitik. Harga minyak mentah naik lebih dari 2 persen pada hari Selasa, (Rabu waktu Jakarta) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan semua pertemuan dengan pejabat Iran dan berjanji kepada para demonstran bahwa bantuan sedang dalam perjalanan.
Dikutip dari CNBC, Rabu, harga minyak mentah AS naik US$1,65, atau 2,77 persen, dan ditutup pada level US$61,15 per barel.
Berita baik lainnya yang mendukung pasar saham Indonesia adalah surplus neraca perdagangan China yang tembus US$1 triliun sepanjang tahun lalu, seakan tidak terpengaruh tarif impor AS. Kuatnya ekonomi China mendukung proyeksi ekonomi Indonesia yang menggantungkan ekspor komoditinya sepertu batu bara dan CPO ke China daratan.
|Baca juga: IHSG Ditutup di Zona Hijau
Kinerja tersebut mencerminkan ketahanan Beijing di tengah kembali memanasnya perang tarif sejak Trump kembali ke Gedung Putih pada Januari tahun lalu. Alih-alih terpukul, banyak perusahaan China justru mempercepat diversifikasi pasar ekspor ke Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika Latin guna mengimbangi bea masuk AS.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
