Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan hingga akhir perdagangan Rabu, 21 Januari 2026. IHSG ditutup dengan koreksi 1,36 persen, atau 124,37 poin, ke level 9.010,33 pada akhir perdagangan hari ini.
|Baca juga: IHSG Tertekan Dalam di Sesi I Rabu
Sebanyak 179 saham naik, 546 saham turun dan 77 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 60,37 miliar saham dengan total nilai Rp 33,60 triliun.
IHSG seiring dengan pergerakan saham Asia yang memperpanjang tren penurunan pada hari Rabu ini. Indeks saham Asia terkoreksi akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait rencana AS mengakuisisi Greenland.
|Baca juga: IHSG Selasa Ditutup Naik Tipis ke Level 9.134
Menjelang pidato Presiden Donald Trump di Davos, Swiss hari ini, investor berbondong-bondong menjual aset AS, baik obligasi pemerintan AS atau US Treasury maupun saham-saham terkait perusahaan AS.
Dana pensiun Denmark, AkademikerPension, mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menjual kepemilikan obligasi pemerintah AS senilai sekitar US$100 juta pada akhir bulan ini, dengan alasan melemahnya keuangan pemerintah AS.
Hal itu membuat investor beralih ke aset safe haven emas, yang memecahkan rekor hari ini. Emas spot diperdagangkan di US$4.866,06 per troy ons, atau naik 2,17 persen, setara US$+103.505 pada pukul 11.56 WIB.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
