1
1

IHSG Tertekan Outlook Fitch dan Perang di Timur Tengah

Ilustrasi. | Foto: starline/Freepik

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 6 Maret 2026. Penurunan outlook ekonomi Indonesia oleh Fitch dan depresiasi rupiah menjadi penekan indeks.

|Baca juga: Bank Neo Commerce (BBYB) Resmi Masuk Indeks Economic 30 BEI

IHSG merosot 1,62 persen atau 124,85 poin ke level 7.585,68. Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 33,94 miliar, dengan nilai transaksi Rp17,64 triliun. Ada 555 saham yang melemah, 168 saham yang menguat dan 94 saham yang stagnan.

Konflik Timur Tengah antara Iran dengan AS-Israel mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan risiko inflasi global, yang berpotensi membuat The Fed menunda pemangkasan suku bunga. Iran masih menutup Selat Hormuz yang menjadi jalur pelayaran produksi minyak dari negara-negara Timur Tengah.

|Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi RI di 2025 tembus 5,11% Dinilai Jadi Fondasi Menuju Target 8%

Dari domestik, pemerintah berupaya menaikkan tax ratio setelah Fitch menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif. Fitch menilai penerimaan negara yang rendah berpotensi meningkatkan defisit fiskal. Di sisi lain, pengeluaran besar dari program unggulan tidak diimbangi penerimaan dari sektor lain.

Editor: Irdiya Setiawan 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Jasa Marga  Cetak Core Profit Rp3,7 Triliun di 2025
Next Post Minimnya Katalis Pasar Domestik Membuat Pasar Finansial Kembali Tertekan

Member Login

or