Media Asuransi, JAKARTA – Manajemen PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menyatakan tidak mengetahui informasi atau fakta bersifat material yang membuat harga sahamnya melejit pada Rabu hingga Kamis lalu. Harga saham DADA di awal perdagangan Rabu, 7 Januari 2026, berada di Rp50 per saham dan melejit ke Rp67, kemudian Rp68 pada Kamis.
|Baca juga: Apartemen Louvin Ludes Terjual, PPRO Bangun Tower Baru
Hal ini dikemukakan manajemen menanggapi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan.
“Hingga saat ini, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan dapat mempengaruhi harga efek maupun kelangsungan usaha, selain yang telah diungkapkan kepada publik,” kata Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan dalam keterangannya, Jumat, 9 Januari 2026.
|Baca juga: Penjualan Apartemen Sepi Peminat
Dalam surat resmi bertanggal 9 Januari 2026, manajemen menegaskan bahwa seluruh kewajiban keterbukaan informasi telah dipenuhi sesuai ketentuan OJK dan BEI.
Bayu juga menambahkan bahwa perseroan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat termasuk yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham di Bursa, paling tidak dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.
Lebih jauh manajemen DADA menyebutkan, sampai saat ini Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan Tindakan korporasi dalam Waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa, paling tidak dalam jangka waktu tiga bulan ke depan
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
