1
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇨🇳 中文 (简体)
🇯🇵 日本語
🇰🇷 한국어
🇸🇦 العربية
🇲🇾 Melayu
🇹🇭 ภาษาไทย
🇻🇳 Tiếng Việt
1

Net Sell Asing Sejak Awal Tahun Capai Rp33 Triliun

Investor sedang mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta beberapa waktu lalu. | Foto: Media Asuransi/Lucky

Media Asuransi, JAKARTA – Aksi jual masif saham sejak terjadinya Perang antara Iran melawan Israel – Amerika Serikat menyebabkan dana investor asing keluar dari pasar saham Indonesia dalam jumlah besar. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan jumlah dana asing yang keluar sejak awal tahun hingga Jumat lalu mencapai Rp33,83 triliun.

|Baca juga: IHSG Ditutup Melemah Jelang Libur Panjang

Jumlah dana keluar ini didapat setelah Jumat lalu, investor asing kembali mencatatkan nilai jual bersih Rp813,51 miliar. Asing telah menjual asetnya secara besar-besaran sejak Januari lalu merespons kebijakan MSCI membekukan kocok ulang indeks saham yang berisi saham-saham Bursa Indonesia.

Namun seiring reformasi yang dilakukan otoritas pasar modal Indonesia, asing kembali masuk ke saham-saham kapitalisasi besar. Namun sentimen geopolitik dan penilaian lembaga rating Fitch terhadap peringkat utang Indonesia dengan outlook negatif menjadi pemicu aksi net sell kedua tahun ini.

|Baca juga: saham5 Saham Ini Cocok Dikoleksi Saat Resesi

Sementara data perdagangan saham di BEI selama periode 30 Maret—2 April 2026 ditutup bervariasi. Peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 3,08 persen menjadi 1,78 juta kali transaksi dari 1,73 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami pelemahan sebesar 0,99 persen sehingga ditutup pada level 7.026,782, dari posisi 7.097,057 pada pekan lalu.

Selain itu, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penurunan sebesar 1,69 persen menjadi Rp12.305 triliun dari Rp12.516 triliun pada pekan sebelumnya. Kemudian, penurunan turut dialami oleh rata-rata volume transaksi harian BEI pada pekan ini, yaitu sebesar 8,62 persen menjadi 25,87 miliar saham dari 28,31 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Editor: Irdiya Setiawan

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post SeaBank Dorong Literasi Keuangan UMKM lewat UMKM Pintar

Member Login

or