Media Asuransi, GLOBAL – Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, merosot 1,45 persen, setara 625,41 poin menjadi 42.649,26 pada perdagangan Kamis, 14 Agustus 2025, sementara Indeks Topix yang lebih luas cakupan sahamnya merosot 1,1 persen menjadi 3.057,95.
Nikkei berbalik melemah dari level tertinggi sepanjang masa yang digapai di sesi sebelumnya dipengaruhi kekhawatiran perubahan kebijakan bank sentral Jepang, Bank of Japan dan juga penguatan mata uang yen.
Seperti dilansir The Japan Times, indeks Nikkei merosot setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengatakan bahwa Bank of Japan harus meningkatkan suku bunga untuk mengatasi inflasi tinggi.
|Baca juga: IHSG Pecah Rekor, Berpotensi Tembus Level 8.100
Saham perusahaan semikonduktor Socionext memimpin pelemahan hari ini dengan terjun 8,39 persen. Saham Advantest melemah 4,64 persen.
Investor melakukan aksi profit taking karena khawatir pasar overheating, jelas Shuutarou Yasuda, a market analyst di Tokai Tokyo Intelligence Laboratory. Pada Rabu kemarin Nikkei untuk pertama kalinya menyentuh level 43.000.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Related Posts
Ekonomi
Mudik Gratis BUMN 2026 Kembali Hadir, Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik!
Jumat, 13 Februari 2026
Emiten
Laba BBTN 2025 Capai Rp3,5 Triliun, Target Harga Saham Direvisi Jadi Rp1.800
Jumat, 13 Februari 2026
News in Brief
