1
1

Sentimen Geopolitik Positif Tak Bisa Menopang, IHSG Ditutup Melemah  

Seorang pengunjung sedang memperhatikan pergerakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. (Arief)

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026. IHSG melemah 0,46 persen atau 41 poin ke level 8.951,01 pada penutupan perdagangan hari ini.

|Baca juga: IHSG Terpangkas Dalam di Sesi I

Mayoritas saham di Bursa melemah, dimana 495 saham menurun harganya, 191 saham  menguat dan 118 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di BEI pada Jumat mencapai 63,6 miliar dengan nilai transaksi Rp31,77 triliun.

IHSG melemah di saat indeks saham regional kompak menguat setelah Amerika Serikat membatalkan pengenaan tarif 10 persen ke barang asal Uni Eropa yang rencananya diberlakukan 1 Februari mendatang.

|Baca juga: Dicecar BEI tentang Volatilitas Saham, Manajemen Saratoga Investama (SRTG) Buka Suara!

Investor juga merespons positif  keputusan Bank of Japan (BOJ) yang mempertahankan suku bunga acuannya. Bank sentral Jepang mempertahankan suku bunga kebijakan utamanya di 0,75 persen seiring negara tersebut bersiap menghadapi pemilihan umum di mana Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang mendukung pelonggaran moneter dan dukungan fiskal, akan menghadapi pemilih untuk pertama kalinya.

Tim Analis HSBC mengatakan pihaknya memperkirakan kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ) sebesar 25 basis poin berikutnya akan terjadi pada Juli 2026. Tetapi memperingatkan bahwa depresiasi yen lebih lanjut dapat mempercepat waktu tersebut dan membuka pintu bagi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BSI (BRIS) Siapkan Transaksi Digital di Pasar untuk Dorong Pedagang Naik Kelas
Next Post BRI (BBRI) Siap Tebar Dividen Interim Rp137 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

Member Login

or