Media Asuransi, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menyalurkan dukungan kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Sumatra. Dukungan ini merupakan sinergi karyawan, serikat karyawan, serta relawan BUMN Peduli TelkomGroup.
Sejalan dengan itu, TelkomGroup juga memprioritaskan percepatan pemulihan infrastruktur telekomunikasi dan layanan, khususnya di wilayah Aceh, agar konektivitas dapat segera kembali normal.
Kegiatan penyaluran bantuan dan bakti kebersihan dilaksanakan dengan tajuk “Kita BISA Berbagi” ke tiga lokasi, yakni Desa Babo dan Desa Sulum di Aceh Tamiang serta wilayah Aceh Timur pada 7 Januari 2025.
|Baca juga: Kehadiran Danantara Dinilai Penting untuk Hadapi Keterbatasan APBN
Bantuan dan program sosial disalurkan secara terkoordinasi dengan menyesuaikan kebutuhan pada masing-masing lokasi. Di Desa Babo, Telkom menyalurkan bantuan perlengkapan pendukung proses belajar di sekolah, logistik, serta lampu tenaga surya sebagai sumber pencahayaan alternatif guna mendukung keberlanjutan aktivitas di lokasi terdampak. Selain itu, Telkom juga melaksakanan kegiatan sharing session dengan para guru serta sesi pembelajaran interaktif bagi siswa.
EVP Telkom Regional 1 Sumatra, Dwi Pratomo Juniarto menyampaikan, memasuki masa pemulihan dan normalisasi pascabencana, Telkom berkomitmen untuk terus hadir dan berjalan bersama masyarakat yang terdampak. ‘’Melalui kolaborasi seluruh insan TelkomGroup, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menguatkan dan mendukung lingkungan sosial masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan,” jelasnya dikutip dari keterangan resmi, Jumat, 9 Januari 2026.
|Baca juga: Optik Melawai Gandeng 5 Business Partner Baru di Awal 2026
Sebelumnya, rangkaian dukungan kemanusiaan Telkom juga telah dilaksanakan secara terpisah di Kota Subulussalam melalui kolaborasi bersama Danantara dan Relawan Peduli BUMN TelkomGroup. Pada kegiatan tersebut, Telkom menyalurkan bantuan pendidikan berupa paket perlengkapan sekolah kepada siswa di SD Jabi-jabi, SD Siperkas, dan SD Suak Jampak, serta melaksanakan program pendampingan trauma healing bagi 130 siswa SD Jabi-jabi sebagai bagian dari upaya pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana.
“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan Telkom tetap hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya melalui upaya pemulihan layanan telekomunikasi tetapi juga melalui dukungan kemanusiaan. Kami berkomitmen terus mendampingi masyarakat hingga hingga masyarakat dapat kembali bangkit dan beraktivitas dengan normal,” ujar Dwi
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
