1
1

5 Hal Penting Sebelum Pilih Platform Investasi Emas Digital

Contoh emas batangan. | Foto: FIF

Media Asuransi, JAKARTA –  Sebagai institusi milik negara, PT Pegadaian menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam berinvestasi emas. Di BUMN ini masyarakat dapat menabung mulai dari Rp 10.000 yang akan langsung dikonversikan menjadi saldo tabungan emas.

Salah satu keunggulan utama Tabungan Emas Pegadaian adalah fleksibilitas untuk memiliki aset riil. Nasabah dapat mencetak saldo emas mereka menjadi kepingan logam emas fisik dengan biaya cetak yang transparan.

‘’Investasi emas adalah tentang menjaga masa depan. Jangan tergiur oleh promo atau bonus besar dari aplikasi yang tidak jelas asal-usulnya. Ingatlah bahwa investasi yang sehat selalu mengedepankan keamanan di atas kemudahan dengan memilih platform yang teruji dan terpercaya untuk masa depan gemilang,’’ kata Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan, dikutip dari keterangannya, Sabtu, 7  Februari 2026.

|Baca juga: Mau Tahu Kapan Tepatnya Investasi Emas? Baca Artikel Ini!

Agar Anda bisa tidur dengan nyenyak tanpa khawatir dengan keamanan investasi emas digital yang dimiliki, berikut 5 hal penting yang wajib diperhatikan secara cermat sebelum memulai investasi :

  1. Kejelasan Legalitas dan Pengawasan

Aspek pertama yang tidak boleh ditawar adalah izin operasional. Investasi emas digital di Indonesia memiliki regulator khusus. Pastikan platform tersebut berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan  atau terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi. Legalitas ini adalah jaminan bahwa jika terjadi sengketa atau kendala di kemudian hari, Anda memiliki perlindungan hukum yang kuat dari negara.

|Baca juga: Mau Cuan Maksimal? 5 Cara Bijak Ini Perlu Diterapkan saat Berinvestasi Emas!

  1. Kepastian Fisik Emas (Underlying Asset)

Satu hal yang sering dilupakan : apakah angka di layar aplikasi Anda benar-benar mewakili emas fisik? Platform yang terpercaya harus menjamin kepemilikan emas riil dengan rasio 1:1. Artinya, setiap gram yang Anda beli harus memiliki wujud fisik yang tersimpan aman di dalam brankas (vault). Jangan sampai Anda hanya membeli “emas kertas” yang tidak memiliki jaminan aset fisik di dunia nyata.

|Baca juga: Harga Perhiasan Emas Terus Mengalami Kenaikan

  1. Transparansi Harga dan Selisih Kurs (Spread)

Dalam investasi emas, terdapat selisih antara harga beli dan harga jual yang disebut spread. Sebelum memutuskan, bandingkan spread antar platform secara organik. Platform yang sehat akan menampilkan harga secara real-time dan transparan tanpa biaya tersembunyi yang tiba-tiba muncul saat Anda ingin mencairkan dana atau mengambil emas fisik.

  1. Likuiditas dan Kemudahan Pencairan

Tujuan investasi adalah ketersediaan dana saat dibutuhkan. Periksalah seberapa cepat platform tersebut memproses penarikan dana (buyback). Selain itu, pastikan platform tersebut memberikan opsi untuk mencetak saldo digital Anda menjadi emas batangan fisik bersertifikat. Fleksibilitas ini sangat penting untuk memastikan bahwa aset Anda bisa berubah menjadi uang tunai atau fisik emas kapan saja tanpa prosedur yang rumit.

  1. Reputasi dan Keamanan Infrastruktur Digital

Di era siber, rekam jejak perusahaan sangatlah penting. Lihatlah sejarah perusahaan tersebut, apakah mereka memiliki sejarah panjang dalam mengelola aset masyarakat? Selain itu, pastikan aplikasi mereka memiliki fitur keamanan berlapis, seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan enkripsi data, untuk melindungi akun Anda dari ancaman peretasan.

Editor  Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Paket Wisata Jadi Incaran Pengunjung BCA Expoversary 2026

Member Login

or