Media Asuransi, JAKARTA – Di tengah proyeksi pertumbuhan ekonomi yang membaik di 2026, PT BCA Finance optimistis penjualan sepeda motor akan turut pulih. Bahkan, untuk mendorong optimisme tersebut, BCA Finance menawarkan beberapa bunga spesial di BCA Expoversary 2026.
Direktur BCA Finance Herwandi Kuswanto mengatakan tren penjualan sepeda motor 2026 diharapkan akan menguat dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam hal ini, mayoritas sepeda motor pembiayaannya yang didukung BCA Finance merupakan sepeda motor matic mencapai 90 persen.
“Di zaman yang serba efisien seperti sekarang, memang tidak heran jika sepeda motor matic menjadi primadona karena lebih irit dan gesit terutama untuk perkotaan,” ujar Herwandi, dikutip dari keterangannya Senin, 9 Februari 2026.
|Baca juga: BBCA Umumkan Likuidasi BCA Finance di Hong Kong, Ini Alasannya!
Lebih lanjut, ia merinci pada gelaran BCA Expoversary 2026 memberikan bunga kredit Sepeda Motor (KSM) mulai dari 5,69 persen serta DP mulai dari 6,9 persen. Promo ini berlaku dalam BCA Expoversary 2026 yang juga diselenggarakan secara online hingga 31 Maret 2026.
|Baca juga: BCA (BBCA) Tawarkan Program KPR Fix Berjenjang yang Runtuhkan Mitos Gen Z Susah Punya Rumah
Meski demikian, Herwandi menyarankan perlunya pemahaman dan pengetahuan sebelum membeli motor idaman. Menurut Herwandi, sebelum membeli sepeda motor harus tetap berpegangan kepada aspek kebutuhan.
|Baca juga: BCAinsurance Bidik 20 Ribu Pengguna Baru Lewat Aplikasi BIG di 2026
“Kita harus lihat kebutuhannya. Motor sudah banyak jenis dari produsen dan itu harus dipetakan. Ada untuk jalan raya, ada yang kuat di kampung-kampung, ada yang untuk offroad. Jadi harus sesuaikan kebutuhan,” tambahnya.
Herwandi juga mengatakan pertimbangan lain yang perlu diperhatikan saat membeli motor melalui mekanisme kredit adalah faktor keamanan dalam memilih lembaga pembiayaannya. Dalam hal ini, ia mencontohkan BCA Finance yang selalu berkomitmen dalam menjamin keamanan aset dari nasabah.
Ia menegaskan bahwa BCA Finance selalu menjamin keamanan dari surat-surat kendaraan yang sudah lengkap. Sejalan dengan itu, ia memastikan tidak akan ada kejadian ketika kredit sudah lunas, tapi surat seperti BPKB pemilik hilang atau tidak diberikan. “Kita sangat mengutamakan aspek kenyamanan,” tandasnya.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
