1
1

Bank DBS Indonesia Bidik Produk Bancassurance Tumbuh 2 Digit di 2026

Gedung Bank DBS Indonesia | Foto: Bank DBS

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank DBS Indonesia memproyeksikan lini bisnis wealth management melalui jalur bancassurance akan tetap mencatatkan pertumbuhan positif di angka dua digit sepanjang 2026.

“Kinerja bisnis bancassurance melalui wealth management tahun lalu (tumbuh) dua digit, tahun ini (target) dua digit,” ujar Head of Investment & Insurance Product, Consumer Banking Group DBS Indonesia Djoko Sulistyo, di Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.

Optimisme ini, lanjut Djoko, didorong oleh kuatnya minat nasabah pada produk asuransi tradisional yang kini menguasai hingga 80 persen dari total portofolio asuransi di bank tersebut. Djoko menambahkan tren pertumbuhan dua digit ini merupakan kelanjutan dari performa tahun sebelumnya.

Menurutnya, produk asuransi tradisional seperti endowment (dwiguna) dan legacy kini jauh lebih diminati dibandingkan dengan Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unitlink.

|Baca juga: Bos OJK Terapkan Cara Ini untuk Cegah Fintech Berguguran

|Baca juga: Marak Jual Beli STNK Only, Bos OJK Beri Peringatan Tegas Ini!

|Baca juga: Prudential Indonesia Pede POJK 36/2025 Buat Industri Asuransi RI Kian Cerah

“Kalau dari kami lebih banyak tradisional. Jadi mau wholelife, ataupun legacy tadi, atau pun yang model endowment. Ya itu bisa dibilang lebih dominan di atas 70 persen sampai 80 persen. Ada unitlink juga, ada general insurance juga,” ujarnya.

Pencapaian ini menempatkan lini asuransi sebagai salah satu tulang punggung utama bagi kinerja bisnis wealth management Bank DBS Indonesia secara keseluruhan. Djoko menjelaskan sinergi antara produk investasi dan asuransi menjadi kunci utama yang saling memperkuat pendapatan non-bunga perusahaan.

Meskipun laporan keuangan final masih dalam proses berjalan, namun manajemen meyakini target pertumbuhan tinggi akan tercapai seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan proteksi.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BI Buka Suara tentang Pengunduran Diri Deputi Gubernur Juda Agung
Next Post IHSG Diramal Lanjutkan Penguatan, 4 Saham Pilihan Ini Direkomendasikan untuk Trading

Member Login

or