Media Asuransi, JAKARTA – Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk mendukung petani kopi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Tanah Air. Harapannya bisa berdampak positif terhadap akselerasi perekonomian dan kepada praktik berkelanjutan industri kopi Indonesia di masa mendatang.
Salah satu yang dilakukan yakni Bank DBS Indonesia menyalurkan fasilitas pembiayaan sustainable pre-shipment senilai US$20 juta untuk Sucden Coffee Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan dukungan modal kerja kepada jaringan pemasok kopi lokal Sucden, khususnya petani dan UMKM di seluruh Indonesia.
Inisiatif ini sekaligus memperkuat komitmen bersama Bank DBS Indonesia dan Sucden Coffee Indonesia untuk mendorong ekonomi yang inklusif dan praktik keberlanjutan jangka panjang di industri kopi Tanah Air.
Head of Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin menjelaskan kemitraan ini menunjukkan komitmen Bank DBS Indonesia sebagai mitra tepercaya untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan memperkuat rantai pasok pertanian Indonesia melalui akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami senang dapat bermitra dengan Sucden Coffee Indonesia untuk memajukan industri kopi serta memperkuat ketahanan petani kopi lokal,” kata Anthonius, dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.
|Baca juga: OJK: Piutang Pembiayaan Multifinance Tembus Rp506 Triliun hingga November 2025
|Baca juga: OJK Catat 4 Multifinance Belum Penuhi Kewajiban Modal Minimum Rp100 Miliar per 2025
|Baca juga: Profil Budi Tampubolon, Dirut IFG Life yang Resmi Mengakhiri Masa Jabatannya per Januari 2026
Fasilitas pre-shipment ini dirancang untuk meningkatkan likuiditas petani kecil dan UMKM dalam rantai pasok Sucden. Dengan menyediakan akses pembiayaan pada tahap pra-ekspor, fasilitas ini membantu menstabilkan arus kas petani dan sekaligus memperluas kesempatan mereka menjual produk ke pasar lokal maupun ekspor.
Menyadari pentingnya sinergi antara pembiayaan dan keberlanjutan, Bank DBS Indonesia dan Sucden berbagi harapan bahwa penguatan saluran pembiayaan ini akan memperkuat inisiatif keberlanjutan yang tengah dijalankan Sucden.
Dengan begitu, dukungan ini tak hanya membantu petani meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat praktik usaha berkelanjutan dan membawa manfaat jangka panjang bagi seluruh ekosistem rantai pasok.
Chief Financial Officer Sucden Coffee Elliott Commissaire menyatakan fasilitas ini meningkatkan kemampuan untuk memberikan dukungan keuangan tepat waktu kepada basis pemasok. “Terutama petani kecil. Kami menghargai kemitraan Bank DBS Indonesia seiring kami terus membangun rantai nilai kopi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
