Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp56,3 triliun sepanjang 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih senilai Rp106 triliun.
“(Hal itu terjadi) dengan tren positif seiring pengelolaan aset produktif dan struktur pendanaan yang tetap solid,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Riduan, dalam konferensi pers Paparan Kinerja Kuartal IV/2025 Bank Mandiri, di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia menambahkan penguatan profitabilitas berasal dari diversifikasi sumber pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan non-bunga meningkat 14,5 persen YoY menjadi Rp48,5 triliun, didorong peningkatan aktivitas transaksi nasabah dan pemanfaatan layanan berbasis ekosistem, yang menjaga ketahanan fundamental secara jangka panjang.
Riduan menjelaskan pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas Bank Mandiri dijaga secara disiplin dan terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang.
“Dengan struktur pendanaan yang sehat, kualitas pembiayaan yang terjaga, serta diversifikasi sumber pendapatan yang terus diperkuat, Bank Mandiri berada pada posisi yang solid untuk melanjutkan peran intermediasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Tanah Air,” ujar Riduan.
|Baca juga: Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Jadi Momentum Perbaikan Bursa Saham
|Baca juga: BPS Catat Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% di 2025
|Baca juga: DPLK Avrist Luncurkan Aplikasi SIPURNA untuk Sasar Pekerja Informal
Di sisi lain, sepanjang 2025, perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur pertumbuhan yang solid dengan dukungan kinerja sektor eksternal dan aktivitas domestik yang terjaga. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi di 2025 mencapai 5,11 persen secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan daya tahan perekonomian Indonesia di tengah tantangan global di dukung kebijakan pemerintah yang akomodatif. Sejalan dengan akselerasi ekonomi tersebut, Bank Mandiri turut konsisten mempertahankan fundamental keuangan solid sepanjang 2025.
“Didukung penguatan ekosistem finansial serta akselerasi layanan digital yang menyeluruh,” tuturnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp2.829,9 triliun, sejalan dengan penyaluran kredit yang meningkat 13,4 persen YoY menjadi Rp1.895,0 triliun.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
