Media Asuransi, JAKARTA – Bank Mega Syariah mencatat volume transaksi Syariah Card tumbuh 48 persen selama Desember 2025 dibandingkan dengan rata-rata bulan-bulan sebelumnya. Bahkan, volume transaksi di Desember 2025 menunjukkan kenaikan tajam sebanyak 21 persen dibandingkan dengan November 2025.
Syariah Card Business Division Head Bank Mega Syariah Eva Dahlia Kusumawati mengatakan angka ini mencerminkan adanya pergeseran perilaku belanja yang masif di akhir tahun, di mana konsumen cenderung mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan perayaan, hadiah, dan persiapan tahun baru.
Jika menilik berdasarkan kategori, sektor retail & marketplace menjadi kontributor utama dengan porsi 20 persen dari total transaksi selama Desember. Selain belanja harian dan kebutuhan rumah tangga, kategori clothing dan apparel menempati posisi kedua dengan kontribusi sebesar sembilan persen.
|Baca juga: Saham CIMB Niaga (BNGA) Ramai Diborong Direksi, Ada Apa?
|Baca juga: Saham Malacca Trust Wuwungan Insurance (MTWI) Bergejolak, Manajemen Buka Suara!
|Baca juga: Berikut Sosok Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Jasa Raharja yang Baru!
Tingginya transaksi di sektor fesyen ini didorong oleh berbagai promo menarik selama Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) serta kebutuhan masyarakat untuk memperbarui penampilan menjelang pergantian tahun. Sektor travel juga memberikan kontribusi signifikan sebesar delapan persen terhadap total transaksi selama periode Desember.
Pertumbuhan pesat ini tidak terlepas dari tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan momentum Harbolnas 2025. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), total transaksi Harbolnas yang berlangsung pada 10-16 Desember 2025 mencapai angka fantastis sebesar Rp36,4 triliun atau naik 17 persen dari tahun sebelumnya.
“Kombinasi antara kebutuhan perjalanan wisata dan belanja saat libur akhir tahun menjadikan Desember sebagai periode puncak bagi pertumbuhan volume transaksi Syariah Card di sepanjang 2025,” ungkap Eva, dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat, 9 Januari 2026.
Sejalan dengan pertumbuhan di Desember, pertumbuhan pembiayaan Syariah Card sepanjang 2025 juga mencatatkan pertumbuhan positif. Volume transaksi Desember 2025 melonjak hingga 85 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024.
“Ke depannya, pertumbuhan ini diharapkan terus berlanjut seiring dengan semakin lengkapnya fitur dan ekosistem pendukung keuangan syariah di Indonesia,” pungkas Eva.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
