Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCAkembali menghadirkan program Genera-Z Berbakti. Program ini dapat diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang ingin mengimplementasikan ide inovatif dan berkontribusi langsung bagi masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), program pengabdian pada masyarakat, atau kegiatan serupa lainnya di desa wisata binaan Bakti BCA.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa Genera-Z Berbakti adalah program call for proposal untuk kelompok mahasiswa yang berkomitmen melaksanakan bakti nyata langsung di tengah masyarakat.
“Kami melihat potensi besar generasi muda sebagai kelompok masyarakat yang berpikiran kritis dan sangat adaptif terhadap teknologi dan inovasi. Genera-Z Berbakti hadir sebagai wadah nyata bagi BCA mendorong inovasi mahasiswa menjadi solusi bagi masyarakat,” kata Hera dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu, 5 April 2026.
|Baca juga: Ini Strategi BCA (BBCA) hingga Optimistis KPR Tumbuh Mencapai 7% di 2026
Dia tegaskan bahwa ini bukan sekadar program pengabdian masyarakat, melainkan komitmen BCA dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, dan mampu membawa dampak positif bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Genera-Z Berbakti hadir pertama kali pada 2025 lalu, dan terdapat empat kelompok mahasiswa dari 4 perguruan tinggi berbeda yang menjadi pemenang. Seluruh pemenang telah menjalankan pengabdian di desa wisata Bakti BCA masing-masing, dan meraih dukungan penuh mulai dari pembinaan dan pelatihan, pendampingan, hingga pendanaan dari BCA hingga program selesai dijalankan.
Pada chapter kedua ini, akan ada empat kelompok yang dipilih untuk menjadi pemenang Genera-Z Berbakti. Kelompok terpilih berhak menerima pendanaan serta pendampingan dalam menjalankan program selama kurun satu bulan. Kemudian, akan ada kelompok terbaik yang terpilih, dan menerima apresiasi tambahan senilai total ratusan juta rupiah serta sertifikat.
|Baca juga: Incar Wisatawan Mancanegara, Desa Bakti BCA Ikut Pameran Wisata ITB Berlin 2026
Setiap kelompok harus terdiri dari 10-12 mahasiswa lintas program studi/fakultas. Calon peserta dapat memilih maksimal dua isu dalam proposalnya. Fokus isu yang dapat dipilih sebagai berikut: Pariwisata Berkelanjutan, Pengembangan UMKM, Pendidikan, Lingkungan, Kesehatan, dan Budaya.
Berikut opsi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat dipilih calon peserta Genera-Z Berbakti 2026:
- Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung
- Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat
- Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo. Jawa Tengah
- Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Sulawesi Utara
Hera menambahkan bahwa pendaftaran dan informasi lengkap Genera-Z Berbakti 2026 dapat dilihat pada tautan bca.id/generazberbakti. Program ini terbuka bagi mahasiswa perguruan tinggi yang terdaftar pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Kementerian Agama (Kemenag), atau kementerian/lembaga negara lainnya yang menempuh pendidikan tingkat Diploma III, Sarjana Terapan, atau Sarjana.
|Baca juga: Desa Wisata Binaan Bakti BCA Boyong 6 Penghargaan ASEAN Tourism Awards 2025
Pendaftaran Genera-Z Berbakti 2026 dibuka hingga 24 April. Setelah itu, pengumuman finalis dilakukan pada 30 April. Babak penjurian finalis akan berlangsung 16-17 Mei, dilanjutkan pengumuman pemenang.
Setelahnya, bootcamp serta pelepasan kelompok pemenang ke lokasi kegiatan dilakukan pada pekan pertama Juli. Program akan dilaksanakan di tiap lokasi hingga 6 Agustus, sebelum laporan dan presentasi akhir yang dijadwalkan pada pekan kedua Agustus.
“BCA berharap Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi stimulus bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa sejak dini. Program ini dirancang tidak hanya untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan nilai kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial pada generasi muda. Kami percaya, kolaborasi antara perusahaan dan lembaga pendidikan merupakan bentuk gotong royong yang penting dalam menciptakan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Hera.
Pada 2025 lalu, Genera-Z Berbakti menghimpun 250 proposal lebih dari 98 perguruan tinggi negeri maupun swasta, di dalam dan luar negeri. Keempat tim yang terpilih tahun lalu berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Lampung (UNILA), Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
