1
1

BNI (BBNI) Siap Tancap Gas Dukung Program Prioritas Pemerintah, Ini yang Sudah Dilakukan

Gedung BNI. | Foto: BNI

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG); Sekolah Rakyat; Program Pembangunan Desa, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM); serta Program Tiga Juta Rumah.

Komitmen dilakukan oleh BNI melalui skema pembiayaan, digitalisasi layanan, serta penguatan akses keuangan. Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

“Program pertama adalah makan bergizi gratis. BNI telah menyalurkan pembiayaan untuk dapur Sentra Produksi Bahan Gizi (SPBG),” ujar Putrama.

Dalam program prioritas ini, BNI tidak hanya memberikan pembiayaan untuk SPBG tetapi juga mendorong digitalisasi sistem pengolahan program, yakni pembuatan digital account. Saat ini sekitar 6.560 titik dapur atau sekitar 34 persen dari total 19.188 dapur telah terintegrasi dengan BNI Direct dan mencapai volume transaksi sebesar Rp26 triliun.

|Baca juga: Budi Herawan Sampaikan Apresiasi kepada Anggota dan Mitra pada HUT ke-24 AAUI

|Baca juga: Budi Herawan Diangkat Chairman ASEAN Insurance Council 2026, Berikut Jejak Kariernya

|Baca juga: Tanpa Terobosan, Ekonomi RI Dinilai Tidak Bakal Tumbuh 8%!

Selain itu, BNI telah memberikan pembiayaan kepada 577 debitur dengan total pinjaman sebesar Rp1,5 triliun. Program kedua yang berhasil didukung oleh BNI adalah Sekolah Rakyat. BNI, lanjutnya, menjadi satu-satunya bank yang mendapatkan mandat untuk mengelola 166 sekolah rakyat melalui pelayanan perbankan digital.

“BNI juga telah mendukung pemerataan pendidikan nasional melalui penyediaan BNI Agen46 minibank, bank sampah, pembukaan rekening bagi siswa dan guru, dan penyediaan kartu siswa berbasis reader untuk absensi,” katanya.

Ia menambahkan BNI berperan aktif dalam Program Pembangunan Desa, Koperasi dan UMKM. Perseroan memberikan pembiayaan sindikasi kepada PT Agrinas untuk pembangunan fisik koperasi, termasuk perlengkapan dan kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Kontribusi Agen46 di dalam KDKMP ini adalah untuk memperluas layanan keuangan dan mendorong penguatan ekonomi kerakyatan di berbagai daerah,” tegasnya.

Sementara pada Program Tiga Juta Rumah, BNI memperkuat dukungan melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“BNI telah berpartisipasi dalam pelaksanaan akad massal KPR FLPP sebanyak 50.030 unit, (dengan) jumlah debitur FLPP per 31 Desember 2025 (sebesar) 15.159, mencapai Rp1,9 triliun. Untuk 2026, kami mendapatkan mandat untuk menyalurkan 17.356 unit KPR FLPP,” pungkas Putrama.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Antara Cuaca Ekstrem dan Risk Engineer: Sebuah Catatan dari Lapangan
Next Post Perusahaan Asuransi Genjot Penerapan AI di Tengah Kesenjangan Keterampilan

Member Login

or