1
1

BTN (BBTN) Salurkan 5,97 Juta Unit Kredit Perumahan, Tembus Rp555,11 Triliun hingga 2025!

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu (kiri). | Foto: BTN

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mencatat telah menyalurkan 5,97 juta unit kredit perumahan dengan total nilai Rp555,11 triliun sejak pertama kali menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada 1976 hingga Desember 2025.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan mayoritas pembiayaan tersebut terserap pada segmen KPR subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Ia menambahkan pembiayaan perumahan telah menjadi fokus utama perseroan sejak awal penyaluran KPR di Indonesia.

“Sejak saat itu, pembiayaan perumahan menjadi DNA perseroan,” ujar Nixon, dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu, 18 Februari 2026.

Nixon menyebutkan BTN lahir kembali sebagai bank nasional pada 9 Februari 1950 dan mulai memperkuat perannya di sektor perumahan sejak menyalurkan KPR pertama pada 1976. Secara rinci, dari total 5,97 juta unit tersebut, penyaluran KPR subsidi mencapai 4,4 juta unit dengan nilai Rp300,99 triliun.

|Baca juga: Mirae Asset Sekuritas Tekankan Strategi Diversifikasi yang Disiplin di Tengah Volatilitas

|Baca juga: Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia Hadirkan Manulife Ultima+

KPR subsidi konvensional tercatat sebanyak 4,06 juta unit senilai Rp258,27 triliun, sedangkan KPR subsidi syariah sebanyak 338.097 unit dengan plafon Rp42,72 triliun.

Di segmen non-subsidi, BTN menyalurkan 1,3 juta unit rumah senilai Rp218,57 triliun. Rinciannya terdiri dari 1,18 juta unit KPR non-subsidi konvensional senilai Rp191,46 triliun dan 125.410 unit KPR non-subsidi syariah dengan nilai Rp27,1 triliun.

Selain KPR untuk pembelian rumah, BTN juga mencatat penyaluran Kredit Agunan Rumah (KAR) dan Kredit Bangun Rumah (KBR) sebanyak 262.876 unit dengan total nilai Rp35,5 triliun.

|Baca juga: Mandiri Institute: Penguatan Link and Match Kunci Optimalkan Momentum Perbaikan Tenaga Kerja RI

|Baca juga: Jual Beli Rekening Bank Masih Marak, Bos OJK Beberkan Risikonya!

Dalam kesempatan lain, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (REI) Joko Suranto menilai peran BTN cukup signifikan dalam pembiayaan sektor perumahan nasional. “BTN telah melayani masyarakat dalam mewujudkan hunian impian. Termasuk memberikan pembiayaan kepada para pelaku penyedia perumahan,” kata Joko.

Ketua Umum (Apersi) Junaidi Abdillah menyebutkan dukungan perbankan berperan penting dalam menjaga keberlangsungan industri properti, termasuk dalam mendukung program pembangunan rumah pemerintah.

“Peran perbankan sangat vital, bukan hanya sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga membantu pengembang menjaga arus kas agar usaha berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Tiba di AS, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Trump untuk Perkuat Hubungan Bilateral
Next Post Resna Raniadi Jadi CEO Upbit Indonesia, Fokus Ekspansi Lokal dan Edukasi Publik

Member Login

or