Media Asuransi, JAKARTA – Di tengah tren self-love yang kini menjadi bagian dari budaya digital, perempuan muda kini diminta untuk melampaui sekadar merawat diri secara emosional, tapi juga secara finansial.
Inilah era di mana ‘Cewek Green-Flag‘ menjadi simbol perempuan yang tidak hanya peduli pada kesehatan tubuh dan mental, tapi juga pada keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Mereka tahu kecantikan, kebahagiaan, dan kebebasan finansial tidak bisa dipisahkan.
2026 akan menjadi titik balik, bukan hanya tentang mencintai diri sendiri, tapi tentang menyelamatkan diri dari tekanan konsumsi dan membangun masa depan yang mandiri. Apakah kamu siap menjadi ‘Cewek Green-Flag‘ yang tidak hanya self-love, tapi juga self- saving?
|Baca juga: BI Catat Utang Luar Negeri Capai US$434,7 Miliar di Januari 2026
|Baca juga: Aktivitas Logistik dan Perjalanan Naik Jelang Lebaran, Bisnis Pialang Asuransi Ikut Terdongkrak
OCBC Financial Fitness Index 2025 menunjukkan hanya 89 persen anak muda yang rutin menabung, turun tiga persen dari tahun sebelumnya di angka 92 persen. Ini adalah angka yang harus diwaspadai, karena tanpa sadar kebiasaan baik kita berkurang dan perlu diperbaiki.
Sejalan dengan berkurangnya kebiasaan menabung rutin, terdapat juga pola konsumtif yang masih tinggi. Sebanyak 40 persen anak muda mendefinisikan kekayaan melalui rumah mewah, dan 26 persen melalui mobil mewah. Ini menunjukkan mindset kaya masih didominasi oleh materialisme, bukan kebebasan finansial.
Kita sering dengar tentang self-love; merawat diri, memakai skincare, berolahraga, dan menghargai diri sendiri. Tapi apa yang terjadi jika kita merawat tubuh dan pikiran, tapi mengabaikan keuangan?
|Baca juga: Bos Sun Life: Eksekusi dari Pemimpin Asuransi Lebih Penting daripada Strategi
|Baca juga: KB Bank (BBKP) Kucurkan PNM Rp500 Miliar untuk Perluas Akses Modal Jutaan Pelaku Usaha Mikro
Self-saving adalah bentuk cinta terhadap diri sendiri yang jangka panjang. Saat kamu menabung, mengatur anggaran, dan menghindari utang berlebihan, kamu sedang menyelamatkan diri dari krisis keuangan di masa depan.
Ini bukan tentang menahan diri dari hal-hal yang menyenangkan, tapi tentang memilih dengan bijak. Seorang ‘Cewek Green-Flag‘ tahu membeli sepatu baru bukan berarti harus mengorbankan tabungan bulanan. Karena pada prinsipnya kita harus mengalokasikan pengeluaran agar bisa terus sehat finansial.
|Baca juga: AAUI Usul Iuran Penjaminan Polis Dihitung dari Premi Neto
|Baca juga: AAUI Dorong Program Penjaminan Polis Segera Berjalan Demi Pulihkan Kepercayaan Publik
Mengutip OCBC, Selasa, 17 Maret 2026, berikut adalah tips pengelolaan finansial biar bisa jadi cewek green-flag 2026:
1. Gunakan prinsip 50/30/20
Gunakan 50 persen untuk kebutuhan utama seperti tempat tinggal, makan dan transportasi, kemudian 30 persen untuk keinginan, misalnya, hiburan, belanja, hangout, dan sebanyak 20 persen digunakan untuk tabungan dan investasi.
2. Setor otomatis
Gunakan fitur setor otomatis untuk nabung setiap hari gajian.
3. Kurangi konsumsi impulsif
Tunda pembelian nonesensial selama 24 jam. Jika masih ingin, baru beli. Ini cara sederhana untuk menghindari kebiasaan konsumtif.
4. Kecerdasan finansial = Kekayaan jangka panjang
Ingat, kekayaan bukan tentang berapa banyak yang kamu miliki, tapi tentang seberapa banyak yang kamu pertahankan.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
