Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) atau CIMB Niaga melaporkan bahwa adopsi digital oleh nasabah terus meningkat sepanjang tahun 2025. Hal ini didukung komitmen CIMB Niaga untuk menghadirkan inovasi layanan perbankan melalui solusi digital yang terintegrasi.
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, sekitar 91,6 persen dari total transaksi keuangan nasabah dilakukan melalui kanal perbankan digital, termasuk OCTO (Aplikasi dan Website), BizChannel@CIMB, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), serta OCTO Pay (e-money).
Seiring dengan meluasnya penerapan perbankan digital, CIMB Niaga terus mengintegrasikan layanan kantor fisik dan digital melalui konsep digital branch dan digital hub. Adapun konsep ini menggabungkan kapabilitas layanan mandiri digital dengan tetap mempertahankan sentuhan layanan personal yang ramah khas CIMB Niaga.
|Baca juga: CIMB Niaga (BNGA) Bukukan Laba Rp8,8 Triliun
Kantor-kantor cabang ini memungkinkan nasabah melakukan layanan seperti pembukaan rekening, penerbitan kartu debit, dan pembaruan customer information file (CIF) dalam waktu sekitar lima menit. “Hingga 31 Desember 2025, CIMB Niaga telah mengoperasikan 34 digital branch dan 28 digital hub di seluruh Indonesia,” kata Lani dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat, 27 Februari 2026.
Sementara itu, OCTO (aplikasi dan website) senantiasa menjadi platform utama untuk memberikan pengalaman digital yang optimal, dengan berbagai fitur unggulan yang memungkinkan nasabah mengelola keuangan sehari-hari secara praktis dalam satu platform, termasuk transfer, pembayaran QRIS dan tagihan, pengajuan pinjaman, layanan asuransi, serta akses investasi.
OCTO Call dan OCTO WhatsApp kini juga tersedia di Aplikasi OCTO, sehingga nasabah dapat lebih mudah menghubungi bank kapan pun membutuhkan, tanpa memerlukan pulsa telepon.
|Baca juga: CIMB Niaga (BNGA) Hadirkan Digital Branch Semarang Pemuda 102
Pada 2025, CIMB Niaga melakukan rebranding dengan mengintegrasikan dua platform perbankan digital yang sebelumnya terpisah, yaitu OCTO Mobile (aplikasi mobile) dan OCTO Clicks (internet banking) menjadi satu digital ecosystem dengan nama OCTO.
Melalui integrasi ini, nasabah dapat menyelaraskan kredensial yang dimiliki dengan satu user ID, dan kemudian mengakses aplikasi maupun website secara seamless menggunakan detail login yang sama. Kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman perbankan digital yang lebih praktis dan optimal.
CIMB Niaga juga menghadirkan inovasi baru melalui OCTO Savers Payroll, yang ditujukan bagi nasabah payroll untuk mengelola keuangan dari hasil pendapatan mereka. Melalui solusi ini, rekening payroll menjadi titik awal dalam mengatur pengeluaran, transaksi, dan perencanaan keuangan melalui layanan digital OCTO.
Selain bebas biaya administrasi bulanan dan transaksi tanpa biaya, OCTO Savers Payroll juga menawarkan suku bunga dan promo khusus untuk produk tabungan dan pinjaman, termasuk akses likuiditas jangka pendek melalui fasilitas pembiayaan digital OCTO Loan dengan limit hingga Rp10 juta.
|Baca juga: CIMB Niaga (BNGA) Ajak Nasabah Kelola Gaji dengan Lebih Bijak melalui OCTO
Nasabah juga dapat menikmati kemudahan investasi lewat OCTO melalui #GetWealthSoon, yang menghadirkan serangkaian akses untuk membeli dan menjual emas, reksa dana, serta obligasi ritel dan korporasi. Beragam kemudahan ini juga dilengkapi dengan tools untuk melakukan monitoring atas portofolio dan kinerja investasi yang dimiliki nasabah.
Lani menjelaskan bahwa transaksi finansial melalui aplikasi dan website OCTO meningkat sebesar 48 persen pada tahun 2025. Menurutnya, pencapaian ini merefleksikan peningkatan engagement nasabah yang semakin kuat dengan platform digital CIMB Niaga.
“Melalui inovasi berkelanjutan, CIMB Niaga tetap berkomitmen menghadirkan pengalaman perbankan yang simple, terhubung dan relevan dengan kebutuhan finansial nasabah,” tegasnya.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga terus meningkatkan customer experience dengan menawarkan berbagai produk dan layanan yang komprehensif melalui 394 cabang dan jaringan (termasuk 31 Digital Lounge).
Per 31 Desember 2025, jaringan Bank secara nasional didukung oleh 2.786 ATM (termasuk Cash Remittance Machine dan Multidenom Deposit Machine) serta 707.256 EDC, QR dan e-Commerce.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
