Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) atau Bank Danamon resmi mengumumkan rencana perubahan besar dalam susunan pengurus intinya. Transisi kepemimpinan ini akan menjadi agenda utama yang diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Maret 2026.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 9 Maret 2026, Daisuke Ejima dipastikan akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Direktur Utama Danamon.
Tidak hanya Ejima, langkah serupa juga diikuti oleh Honggo Widjojo Kangmasto yang akan melepas jabatan Wakil Direktur Utama BDMN, serta Nobuya Kawasaki yang akan mengakhiri masa baktinya sebagai Komisaris Bank Danamon efektif pada penutupan RUPST.
|Baca juga: Pemerintah Ubah Fokus Kebijakan dari Inklusi Jadi Mencapai Kesejahteraan Keuangan Masyarakat
|Baca juga: UMKM Sumbang 60% PDB, Pemerintah Genjot Pembiayaan dan Digitalisasi Usaha Rakyat
Manajemen Danamon telah menyiapkan skema suksesi kepemimpinan untuk mengisi posisi tertinggi di bank tersebut. Nobuya Kawasaki, yang saat ini menjabat sebagai komisaris, menjadi nama tunggal yang dinominasikan untuk menduduki kursi Direktur Utama Danamon yang baru.
“Nobuya Kawasaki akan dinominasikan untuk menjadi Direktur Utama Danamon agar mendapatkan persetujuan pemegang saham,” tulis manajemen Danamon.
Nobuya bukan orang baru di lingkungan grup keuangan global. Berkarier selama lebih dari 20 tahun di MUFG Bank, ia dikenal memiliki keahlian mendalam di bidang merger and acquisition (M&A) serta investasi perbankan. Saat ini, Kawasaki memegang posisi strategis sebagai Chief Executive for Asia Pacific di MUFG Bank Ltd sejak April 2025.
|Baca juga: AAUI: Konflik Timur Tengah akan Memengaruhi Underwriting hingga Penyesuaian Premi Asuransi
|Baca juga: Airlangga Sebut Emas Jadi Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Global
Proses transisi ini merupakan bagian dari penguatan sinergi antara Danamon dengan entitas induknya. Sebagai anggota MUFG, kekuatan Danamon didukung penuh oleh MUFG Bank Ltd yang memegang kepemilikan saham mayoritas sebesar 92,47 persen.
“Informasi lebih lanjut mengenai mata acara RUPST akan diumumkan bersamaan dengan pemanggilan RUPST yang akan diterbitkan pada 9 Maret 2026,” pungkas manajemen.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
