1
1

Danamon Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih 14% di Tahun Buku 2025

Paparan kinerja Bank Danamon secara oonline. | Foto: Bank Danamon

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”, BEI: BDMN), anggota MUFG, pada tahun buku 2025 membukukan laba bersih tahun berjalan konsolidasian sebesar Rp4,0 triliun, tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year), setelah memperhitungkan dampak dari implementasi PSAK 338.

Pertumbuhan profitabilitas ini ditopang dengan penurunan konsisten pada biaya kredit, bersamaan dengan pertumbuhan yang sehat pada pemberian pinjaman dan penghimpunan dana, serta kualitas aset yang tetap terjaga.

Direktur Utama Danamon Daisuke Ejima, menjelaskan, “Sepanjang 2025, Danamon telah mengimplementasikan prioritas strategisnya dengan baik, sehingga dapat menghasilkan pertumbuhan pada sisi intermediasi maupun profitabilitas, dengan kualitas aset yang tetap terjaga.’’

|Baca juga: Atasi Masa Tunggu dan Kendala Biaya, Bank Danamon (BDMN) Tawarkan Solusi Keuangan Haji Muda

Capaian ini, lanjut Daisuke Ejima, tidak terlepas dari kepercayaan seluruh nasabah dan pemangku kepentingan Danamon, serta kontribusi seluruh karyawan Danamon dalam mewujudkan semangat Tumbuh Bersama sebagai Satu Grup Finansial.

Danamon menyambut 2026 dengan tekad lebih kuat untuk menjadi penyedia solusi finansial yang terus berupaya mendapatkan kepercayaan nasabah serta untuk terus berkontribusi lebih banyak bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.”

Dalam aspek intermediasi, per 31 Desember 2025, Danamon mencatatkan total kredit dan trade finance konsolidasian sebesar Rp212,7 triliun, tumbuh 9 persen year-on-year. Pertumbuhan total kredit dan trade finance ditopang pertumbuhan 14 persen pada kredit lini bisnis Enterprise Banking and Financial Institution, 10 persen pada lini bisnis Consumer Banking, beserta dengan pertumbuhan 7 persen pada kredit lini bisnis SME Banking, dan 2 persen pada lini bisnis Adira Finance.

|Baca juga: Saham Bank Danamon (BDMN) Berfluktuasi, Manajemen Pastikan Tidak Ada Aksi Korporasi!

Pada sisi penghimpunan dana, total simpanan pihak ketiga yang dihimpun konsolidasian sebesar Rp176,9 triliun, tumbuh 16 persen year-on-year. Dari jumlah tersebut, simpanan pada tabungan dan giro (current account and savings account) tumbuh 18 persen year-on-year mencapai Rp75,2 triliun.

Dalam aspek profitabilitas, pada FY2025, Danamon mencatatkan pendapatan operasional konsolidasian sebesar Rp21,6 triliun, tumbuh 5 persen year-on-year. Selanjutnya, didorong oleh penurunan biaya kredit yang konsisten sebesar 10 persen year-on-year, Danamon mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp4,0 triliun, tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam aspek rasio rentabilitas, Danamon membukukan margin bunga bersih (NIM) FY2025 sebesar 7,7 persen.

Pertumbuhan dan profitabilitas di atas dicapai dengan kualitas aset yang tetap terjaga. Rasio cakupan loan-at-risk (LAR coverage ratio) meningkat 560 basis poin year-on-year mencapai 54,9 persen, sementara rasio LAR mencapai 8,3 persen atau lebih baik 230 basis poin2 year-on-year.

Rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) mencapai 280,7 persen. Rasio NPL bruto membaik 20 basis poin year-on-year mencapai 1,7 persen. Danamon juga memiliki tingkat likuiditas dan permodalan yang kuat, dengan rasio cakupan likuiditas (LCR) sebesar 158,9 persen, atau lebih tinggi 14,1 poin persentase dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Editor: Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Ekonom Permata Bank Beberkan 4 Risiko Global yang Berdampak ke Ekonomi RI
Next Post BI Pastikan QRIS Bisa Digunakan di China-Korsel Mulai Awal April 2026

Member Login

or