Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Hibank Indonesia (hibank), anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI, meluncurkan aplikasi mobile banking hi by hibank di Jakarta, Jumat, 21 Februari 2025. Aplikasi hi by hibank ini merupakan slaah satu solusi digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Direktur Utama hibank Jenny Wiriyanto mengatakan aplikasi ini dirancang untuk mempermudah UMKM dalam mengelola keuangan dan memperluas akses bisnis mereka. Ia mengaku hi by hibank merupakan aplikasi mobile banking pertama yang berfokus pada ekosistem digital.
“Hanya dengan satu klik, berjuta potensi terbuka. Kemudahan dalam genggaman ini diharapkan dapat turut berkontribusi dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM di Indonesia,” ujar Jenny, dikutip dari keterangan resminya, Jumat, 21 Februari 2025.
|Baca juga: Bhinneka Life Gelar Event 5 Hari untuk Apresiasi Agen Pemasar Berprestasi
|Baca juga: Moxa Hadirkan Promo Spesial Asuransi Kendaraan bersama Garda Oto
Aplikasi ini memiliki sejumlah fitur, antara lain hi-literasi sebagai program edukasi keuangan, investasi, dan pengelolaan bisnis. Ada juga hi-chat, layanan konsultasi dengan relationship manager digital, serta hi-tung yang membantu perencanaan keuangan melalui kantong digital, hi-goal, dan hi-deposito.
Fitur lainnya, hi-pos, memungkinkan pencatatan transaksi harian yang dapat dianalisis untuk mendukung keputusan bisnis dan akses pembiayaan digital. Sementara itu, layanan pendanaan mencakup hi-bijak dan hi-talang, yakni pinjaman berbasis ekosistem digital dengan pendekatan rantai pasok.
“Dengan aplikasi ini, kami tidak hanya meluncurkan layanan perbankan digital, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas dan memperkuat ekonomi Indonesia,” kata Jenny.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyatakan peluncuran hi by hibank melengkapi transformasi digital BNI Group, dengan sebelumnya merilis wondr by BNI pada Juli 2024. Dengan kepemilikan 63,9 persen saham di hibank, tambahnya, BNI menargetkan anak usaha ini sebagai sumber pertumbuhan jangka panjang.
|Baca juga: Prudential Dukung Pertumbuhan Keagenan di MDRT
“Melalui hibank, BNI Group dapat menjadi one stop solution untuk memenuhi kebutuhan keuangan di berbagai segmen bisnis serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Royke.
Pada 2024, hibank mencatat total aset Rp17,8 triliun atau tumbuh 22 persen secara tahunan (YoY). Pinjaman meningkat 75 persen YoY menjadi Rp10,5 triliun dengan rasio kredit bermasalah (NPL) 0,8 persen, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 33 persen YoY menjadi Rp12,6 triliun.
Dengan peluncuran hi by hibank, hibank menargetkan perluasan layanan perbankan digital yang lebih inklusif bagi UMKM di Indonesia.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News