Media Asuransi, JAKARTA – Kartu kredit adalah salah satu alat pembayaran termudah saat kita kekurangan dana untuk membeli barang. Akan tetapi, dibalik kemudahannya banyak pula orang kesulitan membayar tagihan kartu kredit dan akhirnya menunggak.
Melansir OCBC NISP, Minggu, 29 Maret 2026, berikut langkah-langkah bagaimana cara melunasi utang kartu kredit dengan cepat:
1. Perhitungkan jumlah pendapatan bulanan
Cara melunasi utang kartu kredit dengan cepat pertama adalah dengan memperhitungkan jumlah pendapatan bulanan. Anda bisa membuat skala prioritas alokasi keuangan dari pemasukan bulanan, berapa yang digunakan untuk bayar tagihan, angsuran, dan biaya sehari-hari.
Alokasi ideal perbandingan biaya sehari-hari, utang, dan tabungan sebenarnya adalah 50 persen atau 30 persen atau 20 persen. Akan tetapi jika tidak memungkinkan memakai hitungan ideal ini, Anda dapat mengecilkan jumlah tabungan menjadi 5–10 persen.
2. Bayar utang kartu kredit begitu gajian
Cara melunasi utang kartu kredit dengan cepat berikutnya adalah dengan membayar tagihan tepat setelah gajian. Agar gaji di awal bulan dapat dialokasikan dengan tepat, sebaiknya Anda melakukan pembayaran kredit secepat mungkin setelah gaji cair. Dengan demikian, Anda dapat segera melepaskan beban membayar tagihan tanpa menunggu kondisi keuangan menipis.
|Baca juga: Allianz Syariah Bayar Klaim Penyakit Kritis Rp600 Miliar di 2025, Dikontribusikan 3 Penyakit Ini!
|Baca juga: Allianz Syariah: Asuransi Kesehatan Saja Tidak Cukup, Perlu Proteksi Penyakit Kritis
Bahkan apabila memungkinkan, bayar utang kartu kredit melebihi jumlah tagihan seharusnya. Dengan demikian, Anda dapat hidup lebih tenang jika suatu hari nanti terjadi pengeluaran mendadak yang harus memotong jatah pembayaran kredit.
3. Prioritaskan utang berdasarkan tanggal jatuh tempo
Disiplin membayar tagihan kartu kredit secara tepat waktu merupakan cara melunasi utang kartu kredit dengan cepat. Dengan melunasi tagihan sebelum jatuh tempo akan membuat Anda terhindar dari biaya denda sebagai sanksi keterlambatan.
Apabila Anda menunda pembayaran utang kartu kredit, beban biaya angsuran pada bulan depan akan semakin membengkak. Sebab bunga kartu kredit bersifat mengembang, akibatnya tagihan bunga di bulan depan menjadi dua kali lipat.
4. Kerja sampingan untuk menambah pendapatan
Apabila cara melunasi utang kartu kredit dengan cepat telah dicoba tetapi utang kartu kredit masih belum teratasi, mungkin Anda bisa mencari penghasilan tambahan. Bagi Anda yang memiliki waktu selepas pulang kerja, Anda dapat mencari pekerjaan sampingan.
|Baca juga: Jangan Asal Menabung, Begini 5 Cara Memilih Tabungan Sesuai Kebutuhan
|Baca juga: 9 Tips Mengatur Keuangan Keluarga di Awal 2026 agar Lebih Aman dan Terkendali
|Baca juga: Ternyata Ini Manfaat Punya Asuransi
Pekerjaan sampingan seperti freelance merupakan salah satu cara melunasi utang kartu kredit yang menumpuk. Dengan adanya tambahan pemasukan maka penyelesaian tunggakan kartu kredit dapat dilakukan secara lebih cepat.
Di zaman sekarang, mencari kerja sampingan sangatlah mudah dan bahkan bisa sesuai hobi. Anda bisa menjadi seorang desainer, penulis, driver transportasi online, influencer media sosial, reseller produk, dan sebagainya.
5. Berhenti pakai kartu kredit sampai tagihan lunas
Menghentikan pemakaian kartu kredit sementara hingga tagihan sebelumnya lunas adalah salah satu cara melunasi utang kartu kredit yang menumpuk.
Selama masa jeda tidak menggunakan kartu kredit ini, Anda bisa memanfaatkannya untuk melunasi tagihan kartu kredit sebelumnya, sehingga utang tidak menumpuk. Selama berhenti menggunakan kartu kredit, Anda dapat menyusun ulang rencana penggunaan kartu kredit agar hutang tidak menumpuk.
6. Ajukan pinjaman daring
Meskipun memiliki tagihan, namun tak ada salahnya mengajukan pinjaman daring untuk membayar utang kartu kredit secara lunas. Istilah peribahasanya, gali lubang kecil untuk tutup lubang besar.
Langkah ini dapat dilakukan sebagai salah satu cara menyelesaikan tunggakan kartu kredit dengan cepat. Dengan catatan, utang baru dari pinjaman daring memiliki suku bunga jauh lebih kecil dibandingkan dengan bunga dari tagihan kartu kredit.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
