1
1

Jelang THR, Nasabah Bank Jago Lebih Banyak Siapkan Kantong Buat Bayar Utang

Head of Sharia Business Bank Jago Waasi Sumintardja. | Foto: Media Asuransi/Muh Fajrul Falah

Media Asuransi, JAKARTA – Menjelang pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), tren alokasi dana nasabah di PT Bank Jago Tbk (ARTO) menunjukkan kecenderungan yang cukup menarik.

Berdasarkan pemantauan internal dalam dua pekan terakhir, kantong dana bertajuk pembayaran utang tercatat lebih banyak dibandingkan kantong untuk investasi maupun kebutuhan lainnya.

Head of Sharia Business Bank Jago Waasi Sumintardja mengatakan pihaknya memang melihat adanya perubahan pola penamaan dan peruntukan kantong THR di aplikasi. Meski belum memegang angka detail, ia menyebut kecenderungan tersebut terlihat dari jumlah pembuatan kantong oleh nasabah.

|Baca Juga: Sompo Indonesia Ramal Asuransi Perjalanan Terdampak Jika Perang AS-Israel dan Iran Berkepanjangan

|Baca Juga: OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

“Yang aku lihat ada tren menarik. Kan bentar lagi mau THR ya. Jadi sudah banyak orang yang nyiapin kantong THR walaupun duitnya masih kosong,” jelas Waasi, dalam Forum Jurnalis Jagoan di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Menurutnya dari penghitungan sementara berdasarkan nama kantong yang dibuat nasabah, alokasi THR untuk membayar utang lebih dominan dibandingkan dengan THR untuk investasi, angpao, maupun kebutuhan pulang kampung.

Temuan itu disebut menjadi indikasi sebagian masyarakat tahun ini cenderung memanfaatkan THR untuk memperbaiki kondisi keuangan terlebih dahulu sebelum dialokasikan ke instrumen investasi.

|Baca juga: Allianz Syariah Hadirkan AlliSya CI Hasanah, Wujud Ikhtiar Jaga Jiwa dan Keuangan Keluarga

Ia menambahkan investasi tetap menjadi pilihan berikutnya setelah pembayaran utang, meski secara jumlah masih berada di bawah kategori tersebut.

Sementara itu, terkait perkembangan Rekening Dana Nasabah (RDN) Syariah, Waasi belum merinci capaian terkini. Namun, ia menegaskan ambisi perseroan untuk memperkuat posisi di segmen tersebut.

“Lupa sih kalau untuk (jumlah total pemilik) RDN Syariah. Tapi target kita itu, saya pengennya RDN Syariah kita nomor satu,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Ketua DK LPS Melantik Pejabat Baru
Next Post Transaksi Sedekah Bank Jago (ARTO) Melonjak 250% di Awal Ramadan 2026, Ini Pemicunya!

Member Login

or