1
1

Laba Bersih BTN (BBTN) Tembus Rp3,5 Triliun di 2025, Tumbuh 16,4%

Gedung Kantor Pusat Bank BTN. | Foto: BTN

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp3,5 triliun sepanjang 2025. Capaian tersebut tumbuh 16,4 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan laba bersih 2024 yang sebesar Rp3,0 triliun.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh penguatan profitabilitas dan efisiensi proses bisnis yang dilakukan secara konsisten di berbagai lini usaha.

“BTN berhasil mengakselerasi pertumbuhan bisnis sepanjang 2025 yang ditopang penguatan profitabilitas dan proses bisnis yang semakin efisien berkat transformasi yang konsisten dilakukan,” ujar Nixon, dalam keterangan resminya yang dikutip Selasa, 10 Februari 2026.

|Baca juga: Porsi Investasi Saham Asuransi Naik ke 20%, Pengamat Wanti-wanti Risiko Sistemik!

|Baca juga: AAJI Tegaskan Gejolak Pasar Modal Tidak Ganggu Stabilitas Investasi Industri Asuransi Jiwa

|Baca juga: BCAinsurance Bidik 20 Ribu Pengguna Baru Lewat Aplikasi BIG di 2026

Peningkatan laba bersih BTN didorong oleh lonjakan pendapatan bunga yang naik 23 persen yoy menjadi Rp36,33 triliun hingga akhir 2025, dari sebelumnya Rp29,55 triliun pada 2024. Di sisi lain, beban bunga tercatat relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,4 persen yoy menjadi Rp17,91 triliun dari Rp17,84 triliun.

Dengan kondisi tersebut, BTN membukukan pendapatan bunga bersih Rp18,42 triliun pada akhir 2025, melonjak 57,5 persen dari tahun sebelumnya Rp11,7 triliun. Penguatan kinerja tersebut turut mendorong peningkatan margin bunga bersih (NIM) menjadi 4,2 persen, naik 133 basis poin dari posisi 2,9 persen pada 2024.

Seiring dengan pertumbuhan laba, BTN juga mencatatkan kinerja aset yang solid. Hingga akhir 2025, total aset konsolidasian BTN mencapai Rp527,79 triliun, melampaui target awal perusahaan sebesar Rp500 triliun.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Asuransi Jasa Tania (ASJT) Tegaskan Status Pengendali Berada di Bawah Naungan BUMN
Next Post Pengelolaan Risiko Iklim sebagai Panglima

Member Login

or