Media Asuransi, JAKARTA – Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Lianawaty Suwono terpantau melakukan pembelian saham sejumlah ratusan ribu di emiten bank berkode BBCA. Hal itu terungkap dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
Mengutip keterbukaan informasi, Minggu, 22 Maret 2026, Lianawaty Suwono membeli sebanyak 300 ribu saham BCA yang dilakukan pada akhir pekan lalu sebelum Idulfitri 2026 di harga Rp6.750 dengan tujuan investasi di mana klasifikasi sahamnya merupakan saham biasa.
|Baca juga: Dirut PLN: 72.053 Personel Terus Siaga Jaga Keandalan Listrik Sambut Idulfitri 1447 H
|Baca juga: Begini Imbauan Allianz Indonesia terkait Risiko di Tengah Konflik Timur Tengah
Jumlah saham Lianawaty Suwono sebelum transaksi pembelian saham tercatat sebanyak 3.140.417 unit saham dengan hak suara sebelum transaksi di level 0,002 persen. Sementara jumlah saham setelah transaksi pembelian saham menjadi 3.440.417 unit saham dengan hak suara setelah transaksi tetap di 0,002 persen.
“Sesuai dengan Pasal 3 Ayat 3, Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka, melaporkan bahwa saya telah memiliki saham Perusahaan Terbuka,” tuturnya.
Di sisi lain, BCA berencana membagikan dividen interim sebanyak tiga kali pada 2026. Rencana tersebut sejalan dengan komitmen BCA untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, utamanya pemegang saham ritel.
|Baca juga: Keagenan dan Bancassurance Diyakini Jadi Sumber Utama Pertumbuhan Premi Asuransi di 2026
|Baca juga: Bos Allianz Syariah: Spin-Off Demi Bangun Bisnis Asuransi Syariah yang Berkelanjutan
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengungkapkan pembagian dividen interim yang akan dilakukan lebih dari sekali dalam setahun ini merupakan terobosan baru bagi perseroan. Rencananya, pembagian dividen interim ini akan dilakukan setiap kuartal.
“Pembagian dividen interim setiap kuartal ini diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham yang selama ini senantiasa bersama kami. Perseroan memastikan rencana ini juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan dan telah mendapatkan persetujuan dari dewan komisaris,” pungkas Hendra Lembong.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
