1
1

Perkuat Energi Terbarukan, OCBC (NISP) Kucurkan PT Investasi Hijau Selaras Rp113 Miliar

OCBC Tower. | Foto: OCBC

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) atau OCBC memberikan fasilitas pembiayaan Rp113 miliar kepada PT Investasi Hijau Satu (HIJAU). Pembiayaan ini dialokasikan untuk pengembangan portofolio Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sektor industri, yang menjadi fokus utama perusahaan dalam mendukung percepatan transisi energi nasional.

Kerja sama ini menandai langkah penting dalam upaya memperluas pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia sekaligus memperkuat struktur pendanaan proyek-proyek berkelanjutan yang tengah digarap perusahaan. Dengan dukungan pembiayaan tahap pertama ini, HIJAU menargetkan percepatan ekspansi portofolio aset PLTS hingga empat tahun mendatang.

Mengutip keterangan tertulis OCBC, Senin, 26 Januari 2026, perusahaan berkomitmen untuk memperluas pipeline proyek di berbagai sektor industri yang membutuhkan solusi energi bersih, sekaligus mengembangkan lini bisnis baru berupa layanan pendinginan berbasis teknologi yang meningkatkan efisiensi energi.

Manajemen OCBC menyatakan dengan adanya aksi korporasi ini menegaskan komitmen OCBC untuk terus mendukung pembiayaan proyek yang berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. OCBC berharap kolaborasi ini mempercepat realisasi ekonomi hijau di Indonesia dan mendorong industri bergerak menuju masa depan berkelanjutan dan rendah karbon.

|Baca juga: OJK Tegaskan Tidak Gunakan Asumsi untuk Menilai Persoalan Kredit Macet Perbankan

|Baca juga: OJK Restui Spin-Off, Unit Syariah Asuransi Sinar Mas Resmi Jadi Entitas Mandiri

|Baca juga: LPS Catat Tabungan Nasabah Tajir Makin Tebal, Melesat 22,76%

OCBC memiliki kerangka kerja pembiayaan yang bertanggung jawab yang mengatur prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan untuk menciptakan pertumbuhan yang selaras dengan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

OCBC secara berkelanjutan terus melakukan eksplorasi atas potensi pembiayaan bagi sektor usaha yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon. Pembiayaan dapat dimanfaatkan sektor bisnis menengah untuk dapat memulai menerapkan perusahaan lebih ramah lingkungan.

Skema project financing dinilai sesuai dengan karakteristik bisnis energi surya berbasis aset jangka panjang. Per 30 September 2025, OCBC telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp34,69 Triliun, di mana 44 persen di antaranya merupakan penyaluran dalam bentuk green financing.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Tok! Pelaku Penipuan Mengatasnamakan Taspen Divonis 3 Tahun Penjara
Next Post Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah

Member Login

or