1
1

Permata Bank Komitmen Perluas Akses Layanan Keuangan Syariah

Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank Rudy Basyir Ahmad. | Foto: Permata Bank

Media Asuransi, JAKARTA – Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Tidak lagi dipandang sebagai alternatif semata, kini ekonomi syariah semakin menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal itu terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan berbasis syariah, mulai dari perbankan, investasi, hingga gaya hidup halal yang semakin berkembang.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Oktober 2025, total aset perbankan syariah menembus Rp1.028,18 triliun atau tumbuh 11,34 persen secara tahunan (YoY) dan merupakan nominal tertinggi sepanjang berdirinya industri syariah di Indonesia.

|Baca juga: Ramadan Dorong Konsumsi, Flip Perkuat Transaksi Belanja Online Lewat Flip Deals

|Baca juga: Funding Korporasi Bank Mega Syariah Capai Rp5,9 Triliun di 2025

Prestasi Indonesia di tingkat global juga semakin menonjol dengan berhasil menempati peringkat ke-3 dunia dalam Global Islamic Economy Indicator 2024-2025, melesat dari posisi ke-11 pada periode sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut juga tercermin dari perkembangan ekosistem ekonomi syariah nasional yang semakin luas. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, aset keuangan syariah nasional tercatat melonjak signifikan dari Rp6.193 triliun pada 2021 menjadi Rp10.257 triliun pada 2025.

Seiring dengan pertumbuhan ini, Permata Bank Syariah menghadirkan semangat ‘Syariah untuk Semua’ sebagai komitmen untuk memperluas akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat yang lebih luas.

Nilai ini mencerminkan upaya Permata Bank Syariah dalam menghadirkan layanan yang inklusif, mudah dipahami, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang semakin beragam.

Melalui semangat ‘Syariah untuk Semua’, Direktur Utama Permata Bank Meliza M Rusli menyebutkan, Permata Bank ingin menghadirkan layanan keuangan syariah yang lebih dekat, inklusif, dan relevan bagi masyarakat.

|Baca juga: NPL KUR Melonjak, OJK Minta Perusahaan Penjaminan Terapkan Mekanisme Risk Sharing

|Baca juga: Jahja Setiaatmadja Borong 802.056 Saham BCA (BBCA)

“Kami percaya nilai-nilai syariah seperti transparansi, keadilan, dan keberlanjutan dapat menjadi fondasi dalam menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat bagi lebih banyak orang,” ungkap Meliza, saat acara Safari Ramadan 2026, dikutip dari keterangan resminya, Minggu, 29 Maret 2026.

Layanan keuangan berbasis syariah kini tidak hanya diminati oleh masyarakat yang ingin menjalankan prinsip keuangan sesuai nilai-nilai syariah, tetapi juga oleh mereka yang mencari sistem keuangan yang lebih transparan, adil, dan berkelanjutan dalam mengelola keuangan agar dapat lebih bijak dan selaras dengan nilai hidup yang diyakini.

Dalam HijrahFest Ramadan 2026, Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank Rudy Basyir Ahmad menjelaskan, nilai ‘Syariah untuk Semua’ memperkuat peran Permata Bank Syariah sebagai mitra finansial yang terpercaya, mudah dijangkau, dan thoyib bagi siapa pun yang sedang menata perjalanan hijrahnya.

“Kami hadir mendampingi perjalanan hidup masyarakat dari berbagai kalangan dan latar belakang. Pendekatan ini menekankan kehadiran layanan syariah yang inklusif dan relevan di berbagai fase kehidupan, serta memberikan ketenangan dalam mengelola rezeki,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post FIFGROUP Kembali Dukung Honda Racing Corporation di MotoGP 2026  Lewat FIFASTRA
Next Post Kenali Ciri-ciri Saham Gorengan Sebelum Terlanjur Membelinya

Member Login

or