Media Asuransi, JAKARTA – Saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) atau CIMB Niaga ramai diborong jajaran direksi pada awal Januari 2026. Aksi pembelian tersebut tercatat dalam laporan kepemilikan saham yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Kamis, 8 Januari 2026, Direktur Utama CIMB Niaga Lani Darmawan meningkatkan kepemilikan sahamnya dari sebelumnya 1.826.901 saham menjadi 2.017.501 saham setelah transaksi pembelian sebanyak 190.600 saham pada 2 Januari 2026 dengan harga Rp1.770 per saham.
Aksi serupa juga dilakukan Direktur John Simon yang menambah kepemilikan saham BNGA sebanyak 96.000 saham. Dengan transaksi tersebut, kepemilikan John Simon meningkat dari 1.154.201 saham menjadi 1.250.201 saham.
Selain itu, Direktur Henky Sulistyo turut menambah porsi kepemilikan sahamnya sebanyak 60.600 saham. Jumlah saham yang dimilikinya naik dari 243.700 saham menjadi 304.300 saham setelah transaksi yang dilakukan pada tanggal yang sama.
|Baca juga: Berikut Profil Rio Darante, Ketua Umum APKAI yang Baru Gantikan Capt Dikarioso!
|Baca juga: Produk Unitlink Tertekan, Tren Bisnis Industri Asuransi Dinilai Bergeser ke Pertumbuhan Berkualitas!
|Baca juga: OJK Dorong Industri Dana Pensiun Sasar Pekerja Informal Lewat Pendekatan Komprehensif
Direktur lainnya, Rusly Johannes, juga tercatat membeli 79.100 saham CIMB Niaga sehingga total kepemilikannya meningkat dari 974.201 saham menjadi 1.053.301 saham.
Tak hanya direksi berkewarganegaraan Indonesia, Direktur CIMB Niaga berkewarganegaraan asing, Lee Kai Kwong, ikut menambah kepemilikan saham BNGA sebanyak 81.500 saham. Dengan transaksi tersebut, kepemilikan sahamnya meningkat dari 832.400 saham menjadi 913.900 saham.
Seluruh transaksi pembelian saham tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan program Management Retention/Rewarding Talent (MRT) dan tidak mengubah status pengendalian di Bank CIMB Niaga. OJK mencatat, meski jumlah saham meningkat, porsi hak suara masing-masing direksi tetap berada di kisaran 0,00 hingga 0,01 persen.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
