Media Asuransi, JAKARTA – Beratnya tekanan finansial yang dihadapi generasi sandwich sering kali membuat pengelolaan uang terasa seperti berjalan di lorong sempit tanpa ruang bernapas. Namun, berada di posisi terjepit bukan berarti masa depan keuangan harus dikorbankan sepenuhnya.
Dengan strategi yang tepat dan perencanaan yang realistis, generasi sandwich tetap bisa menjaga keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan kestabilan finansial pribadi. Melansir laman OCBC NISP, Minggu 11 Januari 2026, berikut beberapa strategi pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan agar beban tetap terkendali dan rencana jangka panjang tidak terabaikan:
1. Tetapkan prioritas dan batasan keuangan
Sebagai generasi sandwich, tantangan terbesar bukan soal kurang peduli, tapi soal keterbatasan kemampuan finansial. Kamu perlu menetapkan prioritas keuangan yang jelas antara kebutuhan diri sendiri, pasangan dan anak, serta orang tua.
|Baca juga: Mengapa Polis Asuransi Perlu Dievaluasi Secara Rutin?
|Baca juga: Tahun Baru Wajib Jadi Semangat untuk Kelola Keuangan, Begini 5 Cara Memulainya!
Batasan ini penting agar pengeluaran tetap terkendali dan tidak mengorbankan stabilitas keuangan jangka panjang. Membantu orang tua tetap bisa dilakukan, tapi dengan perhitungan yang realistis dan berkelanjutan, bukan dengan memaksakan kondisi keuangan sendiri.
2. Amankan dana darurat dan proteksi diri
Tekanan finansial generasi sandwich akan jauh lebih berat ketika kondisi darurat datang tiba-tiba, seperti sakit atau kehilangan penghasilan. Karena itu, dana darurat dan proteksi kesehatan menjadi fondasi yang tidak bisa ditawar.
|Baca juga: Tahun Baru Wajib Jadi Semangat untuk Kelola Keuangan, Begini 5 Cara Memulainya!
|Baca juga: 6 Hal yang Wajib Diperhatikan saat Mengevaluasi Asuransi di Awal Tahun
Dana darurat berfungsi sebagai bantalan agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi tanpa harus berutang, sementara proteksi membantu menekan risiko pengeluaran besar yang bisa merusak rencana keuangan secara keseluruhan.
3. Perkuat penghasilan dan rencana jangka panjang
Mengandalkan satu sumber pendapatan sering kali tidak cukup bagi generasi sandwich. Selain mengatur pengeluaran, kamu juga perlu fokus memperkuat sisi pemasukan. Meningkatkan kemampuan, membuka peluang pendapatan tambahan, atau merencanakan investasi sesuai profil risiko bisa memberi ruang finansial yang lebih longgar.
Selain itu, yang terpenting, kamu tetap harus memikirkan masa depan sendiri, termasuk persiapan pensiun, agar siklus generasi sandwich tidak terus berulang.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
