Media Asuransi, GLOBAL – CareEdge Ratings mengungkapkan industri asuransi jiwa India melaporkan pertumbuhan yang kuat pada November 2025. Kondisi itu dengan premi bisnis baru naik 23 persen secara tahunan menjadi US$3,43 miliar (₹31.119,6 crore).
Melansir Insurance Asia, Jumat, 2 Januari 2026, hal tersebut merupakan bulan ketiga berturut-turut dengan pertumbuhan dua digit dan pemulihan yang jelas dari penurunan 5,2 persen pada Agustus 2025. Industri ini juga mencatat penurunan 4,5 persen pada November 2024, sehingga pemulihan ini lebih menonjol.
Pertumbuhan didukung oleh premi yang lebih tinggi di kedua segmen individu dan kelompok. Dasar yang menguntungkan dan penyesuaian yang lebih lancar setelah pembebasan GST pada polis asuransi jiwa individu juga turut membantu.
|Baca juga: Rasio Klaim Asuransi Kredit Tembus 85,56%, OJK Minta Disiplin Underwriting Diperkuat!
|Baca juga: Chandra Daya (CDIA) Bagi Dividen Interim Rp1,34 per Saham, Dijadwalkan pada 29 Januari 2026
|Baca juga: Terapkan PSAK 117, OJK Gandeng DJP untuk Sesuaikan Ketentuan Perpajakan bagi Industri Asuransi
Secara kumulatif, premi tahun pertama industri tumbuh 9,8 persen secara tahunan (yoy) pada YTD FY26 menjadi US$29,59 miliar (₹2,69 triliun). Premi setara tahunan meningkat 16,1 persen secara tahunan pada November, menunjukkan permintaan dasar yang stabil setelah pembebasan GST pada premi asuransi jiwa individu.
Lebih lanjut, CareEdge mengatakan, pertumbuhan telah stabil setelah fluktuasi yang dipicu oleh regulasi tahun lalu, dengan perusahaan asuransi swasta terus mendukung pemulihan.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
