Media Asuransi, JAKARTA – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menegaskan momentum Ramadan tidak mengubah strategi bisnis perusahaan. Kebutuhan masyarakat tetap perlindungan asuransi dinilai bersifat jangka panjang dan tidak bergantung pada musim tertentu.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan selama Ramadan perusahaan tetap menjalankan strategi dan meluncurkan produk sesuai rencana yang telah disusun sebelumnya.
|Baca juga: ADMR, ANTM, ARCI, dan HRUM Disarankan untuk Trading Hari Ini
|Baca juga: Prudential Indonesia Hadirkan PRUMapan, Bidik Generasi Sandwich dan Anak Muda Produktif!
“Dari Ramadan untuk kami tidak banyak perubahan ya, jadi kami tetap meluncurkan produk seperti hari ini. Kami rasa kebutuhan terhadap asuransi akan terus tetap ada,” terang Karin, kepada awak media, di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.
Meski demikian, ia menilai, Ramadan tetap menjadi momen yang relevan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan dan perlindungan jiwa terutama di kalangan generasi muda.
Di sisi lain, Prudential memandang segmen generasi Z (Gen Z) dan milenial sebagai pasar yang strategis bagi pertumbuhan premi perusahaan ke depan. Secara demografis, populasi Indonesia didominasi oleh kelompok usia produktif yang masih memiliki tingkat kepemilikan asuransi relatif rendah.
“Pasarnya untuk Gen Z dan milenial itu masih sangat besar karena populasi kita besarnya kan di anak-anak muda ya. Karena itulah kita buatkan riset ini dengan tujuan agar kami bisa lebih paham dan bisa mendesain produk yang relevan untuk anak-anak muda,” ujar Karin.
|Baca juga: Penyegaran Manajemen, Kreditplus (KB Finansia) Umumkan Susunan Direksi Baru
|Baca juga: Sah! Eks Dirut KAI Ignasius Jonan Jadi Presiden Komisaris Baru di SOHO Global Health
|Baca juga: Resmi Jadi Ketua AAJI, Ini Rekam Jejak Albertus Wiroyo!
Ia menambahkan tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia masih terbatas. Mengacu pada data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada 2023, jumlah pemilik polis individu baru sekitar 21 juta orang.
“Jadi pasar ini seberapa penting? Penting sekali untuk kami, karena kami lihat justru masih banyak kan di Indonesia yang belum memiliki proteksi asuransi. Kalau saya tidak salah ingat ya, sekitar 21 juta ya pemilik individu polis di Indonesia. Ini data dari AAJI 2023,” jelasnya.
Dengan jumlah penduduk yang besar, ruang pertumbuhan industri asuransi dinilai masih sangat luas. Karena itu, Prudential menghadirkan produk dengan premi terjangkau mulai dari Rp200 ribuan per bulan agar generasi muda dapat segera memiliki perlindungan sekaligus menyiapkan rencana keuangan jangka panjang.
Dalam kesempatan itu, Prudential juga meluncurkan PRUMapan yang merupakan produk asuransi jiwa (dwiguna) yang memberikan manfaat tidak hanya untuk perlindungan jiwa, namun persiapan masa depan hari tua untuk generasi milenial dan Gen Z.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
