1
1

El Nino Godzilla Diprediksi Picu Risiko Klaim, OJK Minat Industri Asuransi Siaga

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono. | Foto: OJK

Media Asuransi, JAKARTA – BMKG dan BRIN memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia mengalami fenomena El Nino Godzilla di awal April 2026. Kondisi ini diprediksi menimbulkan risiko terjadinya kekeringan ekstrem yang menimbulkan krisis air bersih, risiko kebakaran hutan/lahan, gagal panen pertanian, serta penurunan kesehatan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyebutkan OJK memandang fenomena El Nino ekstrem berpotensi meningkatkan risiko pada industri asuransi, khususnya terkait kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan pada sektor pertanian dan kesehatan.

|Baca juga: Perkuat Ekosistem Pembayaran Global, Livin’ by Mandiri Kini Bisa Digunakan di Korea Selatan

|Baca juga: BPJS Kesehatan Kerahkan Kecerdasan Buatan, Urus Klaim Kini Tak Lagi Lambat?

“Lini usaha yang terdampak antara lain asuransi properti, kendaraan bermotor terutama risiko kebakaran, pertanian, dan kesehatan, seiring meningkatnya frekuensi dan severity risiko,” kata Ogi, dikutip dari jawaban tertulisnya, Senin, 13 April 2026.

Meski demikian, lanjutnya, industri asuransi telah memiliki mitigasi yang memadai melalui program reasuransi termasuk proteksi katastropik serta pembentukan cadangan teknis. Ia menambahkan penyesuaian tarif premi tetap dilakukan secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan daya beli masyarakat.

|Baca juga: Komisi XI Apresiasi Kinerja BI pada 2025 di Tengah Volatilitas Ekonomi Global

|Baca juga: MSIG Life dan Nanobank Syariah Luncurkan SIAGA Wujudkan Dana Berkah untuk Masa Depan Keluarga

Selain itu, masih kata Ogi, OJK juga mendorong penguatan inovasi produk seperti asuransi parametrik serta koordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk Maipark, dalam pemutakhiran peta risiko bencana.

“Secara keseluruhan, industri diharapkan terus memperkuat manajemen risiko dan kesiapan menghadapi potensi peningkatan klaim akibat kondisi iklim ekstrem,” tutupnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post OJK Sebut Unitlink Tetap Tangguh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Next Post Perkuat Komitmen Layanan Nasabah di Sumatra Utara, Sequis Life Resmikan Sequis Center Medan

Member Login

or