1
1

S&P Prediksi QBE Insurance Cetak Laba Bersih US$2 Miliar di 2026

Ilustrasi. | Foto: Freepik

Media Asuransi, GLOBAL – S&P Global Ratings memperkirakan QBE Insurance Group Ltd mencatatkan hasil yang kuat pada 2026 dan seterusnya. Kondisi itu dengan laba bersih setahun penuh kemungkinan sekitar US$2 miliar.

“Kinerja operasional dan neraca perusahaan asuransi tersebut akan terus diuntungkan dari keberhasilan pelaksanaan strateginya dan inisiatif pengurangan risiko yang berkelanjutan, menurut pandangan kami,” kata lembaga pemeringkat tersebut dalam sebuah laporan, dikutip dari Insurance Asia, Rabu, 25 Februari 2026.

|Baca juga: OJK Tegaskan Tidak Ada Pengunduran Waktu Aturan Spin-Off UUS Asuransi

|Baca juga: Tertekan Klaim dan Rugi Berkelanjutan, 5 Asuransi Umum Cabut dari Bisnis Kesehatan

|Baca juga: Pengamat: Ramadan dan Idulfitri Jadi Momentum Tepat Pasarkan Produk Asuransi Syariah

Tindakan pengurangan risiko termasuk penghentian lini bisnis non-inti. “Penjualan bisnis kredit perdagangan global dan penjaminan QBE yang telah diumumkan akan berdampak minimal pada kinerja keuangan 2026,” kata S&P.

Modal diperkirakan tetap di atas tingkat tekanan ekstrem S&P, bahkan setelah penyelesaian pembelian kembali saham senilai A$450 juta dan pembayaran dividen final.

|Baca juga: Dana Pensiun Bank Jateng Lego 306 Ribu Lembar Saham Asuransi Digital (YOII), Ada Apa?

|Baca juga: Asuransi Perjalanan, Kendaraan, hingga Kecelakaan Diri Diyakini Dapat ‘Berkah’ Ramadan dan Idulfitri

QBE melaporkan laba bersih setelah pajak sebesar US$2,157 miliar untuk 2025, naik 21 persen dari tahun sebelumnya. Hasil tersebut mencerminkan diversifikasi geografis yang baik dari grup tersebut, dengan kontribusi yang solid dan peningkatan kinerja di semua divisi, kata S&P.

“Hasil yang kuat ini, yang melampaui perkiraan S&P Global Ratings, didorong oleh penjaminan yang disiplin dari QBE, pengendalian biaya yang baik, klaim bencana yang lebih rendah, dan pendapatan investasi yang kuat,” catat S&P, seraya menambahkan premi tertulis bruto tumbuh sebesar tujuh persen pada 2025.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Resmi Jadi Ketua AAJI, Ini Rekam Jejak Albertus Wiroyo!
Next Post Laba Bersih BTN (BBTN) Meroket 578%, Tembus Rp230 Miliar di Januari 2026

Member Login

or