Media Asuransi, JAKARTA – Kedewasaan tidak selalu datang bersamaan dengan bertambahnya umur. Dalam banyak hal, ia justru terlihat dari pola pikir, cara merespons masalah, dan keberanian mengambil keputusan. Ada orang yang usianya belum tua, tapi sudah paham arah hidupnya.
Sebaliknya, tak sedikit pula yang bertahun-tahun hidup, namun masih enggan menanggung konsekuensi dari pilihannya sendiri. Proses menjadi dewasa biasanya berjalan perlahan, dibentuk oleh kebiasaan dan pengalaman yang terus dihadapi, bukan oleh angka di kartu identitas.
Perubahan ini paling terasa ketika seseorang mulai menata hidupnya dengan lebih sadar, termasuk dalam mengelola uang dan tanggung jawab sehari-hari.
Mengutip Bank Neo Commerce, Jumat, 16 Januari 2026, berikut lima ciri yang kerap terlihat saat seseorang mulai memasuki fase kedewasaan yang sesungguhnya, terutama dalam aspek kehidupan dan keuangan:
1. Kamu bertanggung jawab atas pilihan sendiri
Salah satu tanda paling jelas dari kedewasaan adalah keberanian bertanggung jawab atas pilihan yang diambil. Saat sesuatu berjalan lancar, kamu menikmatinya dengan rasa syukur. Saat hasilnya tidak sesuai harapan, kamu tidak sibuk mencari kambing hitam.
Kamu mulai terbiasa mengevaluasi diri sendiri. Apa yang bisa diperbaiki, apa yang perlu diubah, dan apa yang harus diterima. Sikap ini membuat hidup terasa lebih terkendali karena kamu sadar bahwa setiap keputusan membawa konsekuensi.
2. Kamu lebih tenang menghadapi masalah
Masalah tidak berhenti datang hanya karena kamu dewasa. Bedanya, cara menyikapinya berubah. Kamu tidak lagi bereaksi berlebihan atau langsung panik saat situasi tidak ideal.
|Baca juga: OJK Catat 4 Multifinance Belum Penuhi Kewajiban Modal Minimum Rp100 Miliar per 2025
|Baca juga: Profil Budi Tampubolon, Dirut IFG Life yang Resmi Mengakhiri Masa Jabatannya per Januari 2026
Ada jeda sebelum bertindak. Kamu mencoba memahami masalah secara utuh, lalu mencari solusi yang paling masuk akal. Ketenangan ini tidak selalu datang dari pengalaman besar, sering kali lahir dari kebiasaan menghadapi hal kecil dengan kepala dingin.
3. Kamu mengatur keuangan dengan lebih sadar
Saat dewasa, uang tidak lagi diperlakukan sebagai sesuatu yang habis begitu saja. Kamu mulai memahami perannya dalam hidup. Pengeluaran dipikirkan, kebutuhan diprioritaskan, dan keinginan dipertimbangkan dengan lebih rasional.
Kamu mungkin belum sempurna dalam mengatur keuangan, tapi ada kesadaran untuk memperbaikinya. Menyusun anggaran, menabung, dan memikirkan masa depan menjadi bagian dari rutinitas, bukan sekadar wacana.
4. Kamu menepati komitmen, termasuk urusan finansial
Komitmen bukan hanya soal janji pada orang lain, tapi juga pada diri sendiri. Saat kamu berkomitmen, kamu berusaha menepatinya meski tidak selalu nyaman. Dalam konteks keuangan, ini terlihat dari cara kamu memperlakukan kewajiban.
|Baca juga: Ternyata Ini 4 Tantangan Sandwich Generation, Kamu Nomor Berapa?
|Baca juga: Mau Hidup Tenang dan Nyaman saat Pensiun, Begini 10 Cara Mempersiapkannya Sejak Muda!
|Baca juga: 5 Tips Menata Ulang Keuangan di Awal Tahun
Membayar tagihan tepat waktu, mengelola cicilan dengan disiplin, dan tidak menghindar saat ada tanggung jawab finansial. Sikap ini menunjukkan kedewasaan karena kamu memahami bahwa kepercayaan dibangun dari konsistensi.
5. Kamu berani meminta bantuan dengan pertimbangan matang
Dewasa bukan berarti harus selalu bisa sendiri. Justru, kedewasaan terlihat saat kamu tahu kapan perlu bantuan dan bagaimana cara memintanya dengan bertanggung jawab. Dalam kehidupan nyata, ada momen ketika kebutuhan datang lebih cepat dari kesiapan dana.
Di titik ini, kamu tidak menutup mata atau memaksakan diri. Kamu mempertimbangkan opsi yang ada, menghitung kemampuan, dan memilih solusi yang paling masuk akal.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
