Media Asuransi, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi meluncurkan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang menghadirkan 125 event terpilih dari 38 provinsi di Indonesia untuk memperkuat event daerah sebagai daya tarik utama pariwisata nasional sekaligus mendorong pemerataan dampak ekonomi di berbagai wilayah.
|Baca juga: Menpar Dorong Pengelola Destinasi Wisata Sajikan Pelayanan Prima
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di Jakarta, dikutip dari keterangam resmi, Minggu, 25 Januari 2026, menegaskan bahwa Karisma Event Nusantara merupakan instrumen penting dalam pembangunan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui Karisma Event Nusantara 2026, event daerah kami dorong tidak hanya sebagai perayaan budaya, tetapi sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi lokal. Event menjadi ruang ekspresi budaya, wadah kolaborasi, sekaligus etalase kekayaan Indonesia yang berdaya saing,” kata Menpar Widiyanti.
|Baca juga: Menteri Pariwisata: Sektor Pariwisata Indonesia Tumbuh Kuat Sepanjang 2025
KEN 2026 menghadirkan rangkaian event unggulan terkurasi yang menampilkan kekayaan budaya, seni, kuliner, musik, dan karnaval. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event daerah, memperkuat identitas destinasi, serta mendorong pergerakan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menjelaskan KEN 2026 menghadirkan 125 event terpilih, meningkat dari 110 event pada KEN 2025. Peningkatan ini mencerminkan naiknya kualitas penyelenggaraan event daerah serta komitmen pemerintah daerah dalam memaksimalkan manfaat pariwisata melalui penyelenggaraan event berstandar nasional.
|Baca juga: InJourney Group Tingkatkan Kapasitas SDM Pariwisata Labuan Bajo
“Dengan 125 event terpilih dari 38 provinsi, KEN 2026 menegaskan komitmen kami untuk memastikan kualitas tetap menjadi prioritas. Proses kurasi dilakukan agar setiap event memiliki daya tarik, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat serta pelaku pariwisata daerah,” ujar Vinsensius.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
