1
1

OJK Ungkap Tantangan yang Pengaruhi Dana Pensiun di 2026

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono. | Foto: Media Asuransi/Sarah Dwi Cahyani

Media Asuransi, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan industri dana pensiun (dapen) pada 2026 akan menghadapi sejumlah tantangan. Hal itu mulai dari dinamika pasar keuangan global hingga rendahnya literasi dan partisipasi masyarakat dalam program pensiun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan salah satu tantangan utama industri dana pensiun adalah dinamika pasar keuangan global yang berpotensi memengaruhi kinerja investasi.

“(Hal ini) termasuk kemungkinan penurunan imbal hasil seiring perubahan arah suku bunga,” kata Ogi, dikutip dari jawaban tertulisnya, Senin, 30 Maret 2026.

|Baca juga: Gallagher Re: Risiko Kecerdasan Meningkat Akibat Kerjangka Kerja Manajemen Risiko Belum Diterapkan

|Baca juga: Bos OJK Perkirakan Inflasi Medis Masih Jadi Tantangan Utama Industri Asuransi RI

Selain itu, tantangan juga mencakup penguatan tata kelola dan manajemen risiko, keterbatasan kapasitas pendanaan dari pemberi kerja pada sebagian program pensiun, serta masih terbatasnya literasi dan partisipasi masyarakat dalam program dana pensiun.

Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, Ogi menekankan, dana pensiun perlu terus memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, mengoptimalkan strategi investasi secara prudent, serta mendorong inovasi produk dan pemanfaatan digitalisasi.

“(Ini dilakukan) guna meningkatkan efisiensi dan memperluas kepesertaan, termasuk dari sektor informal,” ujarnya.

Lebih lanjut, upaya peningkatan literasi dana pensiun dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat keberlanjutan sistem pensiun di masa depan.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Gallagher Re: Risiko Kecerdasan Meningkat Akibat Kerjangka Kerja Manajemen Risiko Belum Diterapkan
Next Post Bank Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp7,35 Triliun hingga Februari 2026

Member Login

or