1
1

DBS Foundation Salurkan Rp11,2 Miliar untuk 5 Social Enterprise

(Ki–ka) Presdir SOBI, Matt Danalan Saragih, Co-Founder & CEO Nazava Water Filters, Lieselotte Heederik, Head of Group Marcomm Bank DBS Indonesia, Mona Monika, CEO KONEKIN Indonesia, Marthella Sirait, CEO & Founder Parongpong RAW Lab, Rendy Aditya Wachid, dan Co-Founder & CCO DoctorTool, Elisa Yoshigoe berbincang di sela acara penyerahan hibah dana hibah, di Jakarta, Selasa (10/3/26). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – DBS Foundation kembali memberikan dukungan hibah sebesar SGD 4,9 juta atau sekitar Rp65 miliar kepada para 22 social enterprise dan bisnis berdampak sosial (businesses for impact/BFI) di Asia melalui DBS Foundation Grant Program 2025. Di Indonesia, DBS Foundation memberikan dana hibah sebesar SGD 850.000 atau sekitar Rp11,2 miliar kepada lima social enterprise dan BFI, yakni Parongpong RAW Lab, KONEKIN, Nazava Water Filters, DoctorTool, dan Sosial Business Indonesia (SOBI). Dukungan tersebut diproyeksikan dapat menjangkau lebih dari 1,9 juta penerima manfaat.

|Baca juga: Dukung UNICEF, DBS Foundation Kucurkan Dana 2,7 Juta USD untuk Anak NTT

“Kami percaya bahwa bisnis dapat menjadi kekuatan untuk kebaikan. Di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks, dibutuhkan model bisnis yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan. Melalui DBS Foundation Grant Program, kami tidak hanya menyediakan pendanaan, namun juga memperkuat fondasi para social enterprise dan BFI melalui pendampingan dan akses jejaring agar mereka dapat tumbuh secara sehat sekaligus memperluas jangkauan dampaknya. Kami berharap para penerima hibah dapat menghadirkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika.

Penyaluran hibah ini tidak hanya menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan DBS Foundation, tetapi juga mencerminkan semakin matangnya ekosistem kewirausahaan sosial di Indonesia. Pada 2023, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat sekitar 20.000 wirausaha sosial, meningkat dari 15.000 pada tahun sebelumnya.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Fitch Nilai Ketidakpastian Tarif AS dan Perlambatan Ekonomi China Hantui Risiko Kredit Global
Next Post BNI (BBNI) Tebar Dividen Rp349 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

Member Login

or