1
1

ANTM, PANI, TLKM, dan UNVR Disarankan untuk Jemput Rezeki Hari Ini

Ilustrasi. | Foto: Freepik/starline

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya sebanyak 1,96 persen ke level 8.290 pada penutupan perdagangan kemarin sore. Level tersebut disertai peningkatan volume pembelian dengan penguatannya sudah mencapai target minimal yang disampaikan.

Melansir MNCS Daily Scoup Wave, Kamis, 12 Februari 2026, dalam skenario terbaik, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.328-8.440. Waspadai akan adanya potensi koreksi ke 8.155-8.239.

Support: 7.863-7.712
Resistance: 8.354-8.517

Berikut empat rekomendasi saham untuk hari ini:

ANTM – Buy on Weakness

ANTM menguat 2,57 persen ke level Rp3.990 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Analis memperkirakan posisi ANTM saat ini sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (b) dari wave [iv].
Buy on Weakness: Rp3.860-Rp3.970
Target Price: Rp4.090-Rp4.290
Stoploss: di bawah Rp3.840

|Baca juga: Bukalapak (BUKA) Ungkap Alasan Sisa Dana IPO Rp4,28 Triliun Belum Terserap

PANI – Buy on Weakness

PANI menguat 0,46 persen ke level Rp10.950 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. Analis memperkirakan posisi PANI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [i] dari wave 1.
Buy on Weakness: Rp9.875-Rp10.800
Target Price: Rp12.275-Rp13.250
Stoploss: di bawah Rp9.300

TLKM – Buy on Weakness

TLKM menguat 3,82 persen ke level Rp3.530 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, posisi TLKM diperkirakan sedang berada pada awal dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: Rp3.450-Rp3.510
Target Price: Rp3.580-Rp3.650
Stoploss: di bawah Rp3.430

UNVR – Buy on Weakness

UNVR terkoreksi 1,74 persen ke level Rp2.260 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Analis memperkirakan posisi UNVR sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 1.
Buy on Weakness: Rp2.150-Rp2.250
Target Price: Rp2.420-Rp2.600
Stoploss: di bawah Rp2.070

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bukalapak (BUKA) Ungkap Alasan Sisa Dana IPO Rp4,28 Triliun Belum Terserap
Next Post Begini Penjelasan Alam Sutera (ASRI) tentang Belum Perbarui Data Pemilik Manfaat

Member Login

or