Media Asuransi, JAKARTA – Saat ini kondisi pasar finansial masih sangat dinamis. Pengelolaan risiko menjadi faktor krusial dalam manajemen portofolio untuk mengantisipasi kondisi tidak terduga seperti yang terjadi saat ini.
Dalam kondisi seperti ini, Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memilih pengelolaan Reksa Dana Obligasi MAMI melalui proses investasi yang sistematis dan disiplin. “Dengan batasan-batasan portofolio yang diterapkan dan dimonitor berkesinambungan guna memastikan alokasi investasi terdiversifikasi dan pada efek berkualitas,” kata Director & Chief Investment Officer, Fixed Income MAMI, Ezra Nazula, dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis, 12 Maret 2026.
|Baca juga: Sesuaikan dengan Tujuan, Investasi Reksa Dana Harus Mengacu ke Usia
Menurut dia, strategi portofolio pada posisi underweight durasi dibandingkan benchmark mempertimbangkan sentimen risk-off dari kondisi geopolitik saat ini. “Kami memperkirakan kurva imbal hasil dapat mengalami steepening seiring masih adanya ekspektasi penurunan suku bunga, sehingga kami tetap mengunggulkan obligasi tenor pendek,” tuturnya.
Untuk portofolio yang berinvestasi pada obligasi korporasi, dengan spread di pasar yang masih ketat, MAMI memilih untuk menunggu hingga terlihat premi risiko yang lebih menarik. “Kami akan terus memantau perkembangan kondisi geopolitik dan akan bergerak lebih agresif apabila koreksi pasar telah mencapai tingkat imbal hasil ekuilibrium yang baru,” jelas Ezra.
|Baca juga: Inilah Strategi Alokasi Bekal Pensiun dari MAMI, Agar Uang Bertahan Seumur Hidup
Lebih lanjut dia sarankan, dalam kondisi yang dinamis, investor sebaiknya mempertahankan diversifikasi investasi dengan alokasi pada kelas aset yang likuid, defensif, namun tetap memiliki potensi upside.
Penting juga untuk stay invested, karena secara historis sentimen pasar dapat berbalik sangat cepat saat terjadi eskalasi geopolitik. Dengan tetap berinvestasi investor memiliki peluang menangkap potensi pemulihan pasar ketika kondisi membaik.
“Produk reksa dana dapat menjadi pilihan menarik karena menerapkan prinsip diversifikasi, memiliki variasi kelas aset yang bisa disesuaikan dengan profil risiko investor, dan dikelola oleh manajer investasi profesional untuk mengoptimalkan peluang pasar,” kata Ezra.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
